Kamis, 30 April 2020

Resume Pertemuan ke-22


RABU 29 APRIL 2020

TIADA HARI TANPA MENULIS
(Dari Catatan Kecil Menjadi Tulisan Ngetop)



RESUME

PERTEMUAN KE 22, Hari: Rabu, 29 April 2020 Kuliah dimulai 13.00 WIB – 15.00 WIB
Moderator langsung dipimpin omjay. Di waktu bulan puasa sebetulnya antara jam 13.00 – 15.00 adalah waktu enakan untuk istirahat siang. Jujur aku sangat ngantuk sekali, tapi karena materi sangat bagus, aku tetap mengikutinya. Mataku tinggal 10 watt. ehem.

Profil beliau :
Dr. Uswadin, M.Pd.
Lahir di Brebes, 15 Maret 1968
Pendidikan MP S3 UNJ
Guru SMP Labschool Jakarta, dan Kebayoran.
Kepala SMP Labschool Cibubur 2011 sd 2019
Pengembang Labschool UNJ
Menikah dikarunia 2 anak
Tinggal di Matraman Jakarta Timur
Email: dinuswa15@gmail.com
Motto Bermanfaatlah untuk sesama                                                      

Beliau memberikan contoh dari catatan kecil, bisa dibilang kertas orek-orekan.
Ini adalah contoh ide yg saya tulis di buku kecil sebelum hilang dan sebelum menjadi tulisan lengkap.
Ide ini muncul saat saya sedang santai dan karena khawatir hilang... maka langsung saya ambil ballpoin dan buku kecil utk mencatat poin-poin apa yg terlintas dalam kepala.
Setelah poin-poin tersebut tertulis maka...pada waktu dan suasana yang tepat kita bisa tulis ide tersebut.

Catatan kecil tadi setelah jadi tulisan menjadi seperti ini:

Mengambil Hikmah dibalik Pandemi Covid-19

Adanya sebuah keyakinan bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini adalah karena Allah swt akan memberikan hikmah di dalamnya. Allah telah berfirman dalam kitab suci yang artinya : Tidak ada sesuatu yang sia-sia dari penciptaan Allah (QS 3: 191). Allah berkehendak atas segala sesuatu yang terjadi di bumi ataupun di langit, karena Dia adalah maha berkehendak (QS 85:16). Peristiwa terjadinya Corona Virus di daerah Wuhan China di penghujung tahun 2019 dan akhirnya melebar hampir menyentuh seluruh negara di dunia sehingga menjad wabah pandemik yang dikenal dengan Pandemik Covid-19. Wabah virus Corona telah merubah dunia secara mendadak, suasana keramaian yang semula terjadi di seluruh belahan dunia menjadi kesunyian yang merata, aktivitas sekolah dan perkantoran di rubah menjadi bekerja dan belajar di rumah, perusahaan dan industri terpaksa berhenti sesaat, dan beberapa berdampak lahirnya pemutusan hubungan kerja (PHK), pertumbuhan ekonomi melambat dan berimbas kepada menurunya kemampuan ekonomi masyarakat khususnya masyarakat kalangan bawah. Bahkan aktivitas keagamaan yang sakral pun yang semula dilakukan di tempat ibadah dilaksanakan di rumah. Bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan belajar di rumah (work from home and home  learning).
Kebijakan social distancing dan physical distancing yang diterapkan dengan adanya karantina wilayah atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam rangka mencegah penularan telah diterapkan di berbagai daerah. Karena pola penyebaran virus ini sulit dideteksi sehingga menghindari kontak langsung dengan orang lain pada saat sekarang sangat disarankan. Semua orang mempunyai potensi untuk menularkan virus ini, karena penyakit ini kadang ditularkan oleh Orang Tanpa Gejala (OTG) yang telah berinteraksi dengan orang yang terpapar virus. Penyakit ini memang tidak memandang strata sosial, pejabat tinggi atau rakyat biasa, ras, negara, bahkan agama, semua memiliki potensi yang sama terpapar. Negara-negara maju dan terkenal bersih di Eropa dan Amerika-pun tidak luput dari virus ini. Bahkan menurut data Worldometer per 24 April 2020 pukul 00:31 GMT, Amerika menjadi episentrum wabah ini karena korban yang sangat banyak dan jumlah positif mencapai 879.598 kasus, meninggal 49.812 dan sembuh 85.679 orang.(https://www.worldometers.info/coronavirus/country/us/).
Kebijakan-kebijakan strategis telah diambil oleh pemerintah negara-negara di dunia, tidak terkecuali Indonesia untuk dapat menekan penyebaran virus corona dan mengatasi dampak-dampak yang timbul dari akibat virus. Beberapa langkah tersebut antara lain menerapkan PSBB, menetapkan Work From Home, belajar di rumah (home learning), menyiapkan Rumah Sakit Darurat, Pembatasan angkutan umum, keharusan menggunakan masker, memberikan bantuan sosial kepada warga terdampak, dan yang terakhir adalah pelarangan mudik menjelang lebaran yang merupakan tradisi turun temurun di Indonesia.
Hal-hal di atas merupakan dampak-dampak yang muncul karena adanya wabah virus Corona ini. Namun dibalik itu semua ternyata ada dampak-dampak positif yang ditimbulkan oleh adanya virus corona ini bagi manusia, bumi dan alam semesta. Beberapa dampak positif atau hikmah yang muncul antara lain:
-Lahirnya kembali kesadaran akan pentingnya peran pendidikan di keluarga, bahwa peran orangtua dalam mendidik anak, adalah kewajiban yang utama dan pertama.
-Kedekatan dan keakraban keluarga semakin erat, dalam kondisi biasa, anak-anak kurang mendapat perhatian orangtua karena kesibukan orangtua di luar rumah untuk mencari penghasilan/ berusaha. Namun dengan work from home, orang tua dapat menemani anak-anak dan bersama di rumah dalam waktu yang cukup lama.
-Kesadaran kebersihan masyarakat semakin membaik dengan lahirnya kesadaran mencuci tangan dan menerapkan pola hidup bersih, bijak pada saat batuk dan bersin serta adanya kerja bakti membersihkan rumah dan lingkungan serta penyemprotan disinfektan di lingkungan.
-Adanya kesadaran dari masyarakat bahwa mendidik anak ternyata berat, banyak orangtua selama home learning merasa kesulitan mendampingi anak-anaknya belajar di rumah. Mereka ingin segera kondisi normal sehingga anak-anak bisa kembali ke sekolah dan belajar di sekolah. Demikian pula dengan anak-anak yang merasa belajar di sekolah lebih menyenangkan, karena bisa bertemu dengan kawan-kawan, guru dan lingkungan yang lebih luas.
-Guru-guru menjadi akrab dengan teknologi untuk pembelajaran, yang semula belum terbiasa menggunakan berbagai aplikasi dan beberapa tools untuk e-learning atau menggunakan gawai untuk pembelajaran maka sekarang hampir semua guru menjadi akrab menggunakan perangkat tersebut, ada yang menggunakan aplikasi dari google, ada zoom cloud meeting, web sekolah, whats app group, email dan lain-lain. Tuntutan pelayanan dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama Belajar dari Rumah (BDR) maka guru mau tidak mau harus menggunakan TIK dalam pembelajaran.
-Polusi udara di kota-kota besar dunia menurun dan udara lebih sehat dan bersih. Beberapa negara di dunia dilaporkan bahwa kualitas udara dengan kebijakan work from home yang membatasi aktivitas manusia. Menurut data Satelit Copernicus Sentinel-5P baru-baru ini memetakan polusi udara di Selruh Eropa serta China mengungkapkan adanya penurunan yang signifikan dalam konsentrasi nitrogen. (liputan6.com)
-Bumi semakin menjadi lebih baik karena getaran bumi semakin berkurang. Dikutip detikINET dari CBS, periset yang memantau pergerakan Bumi menyebut bahwa disetopnya sistem transportasi, bisnis dan kegiatan manusia lain berkolerasi dengan getaran Bumi lebih rendah dari biasanya.
-Menurunnya emisi gas rumah kaca dan perbaikan lapisan Ozon. Sebagaimana dilansir dari Tehran Times, sejak awal 2020, banyak orang mengalami hal tak terduga. Untuk pertama kalinya secara berturut-turut, emisi gas rumah kaca, konsumsi bahan bakar fosil, lalu lintas udara, darat dan laut secara drastis telah menurun. Keadaan tersebut membuat emisi gas rumah kaca pada Maret 2020 menjadi sama kondisinya dengan 1990-an, yaitu 30 tahun yang lalu. Menurut Darvish, menurunnya pergerakan manusia di alam dan lingkungan luar ruangan secara signifikan mulai mengurangi jumlah polusi suara dan gempa bumi.
(https://www.kompas.com/global/read/2020/04/22/064100670/bumi-rayakan-kondisi-terbaiknya-di-tengah-wabah-virus-corona?page=all.)
-Satu hal yang baik dari adanya musibah corona adalah, munculnya solidaritas sosial yang tumbuh di kalangan masyarakat. Kesadaran berbagi kepada yang membutuhkan muncul di berbagai komunitas dan masyarakat. Ada pesan yang menarik dari peristiwa ini, walaupun fisik berjauhan namun hati dan perhatian selalu dekat.
-Kesadaran membantu para petugas kesehatan yang dilakukan oleh beberapa kalangan masyarakat karena adanya kesadaran bahwa para petugas kesehatan adalah garda penting dalam mengatasi dan menyembuhkan wabah covid-19. Bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang semakin mahal harganya karena terbatasnya persediaan, bantuan masker serta hand sanitizer sampai kepada bantuan baerupa makanan dan minuman serta buah-buahan untuk mendukung stamina para petugas kesehatan. Kondisi ini baru terjadi saat adanya wabah virus corona ini, dan sebelumnya masyarakat sangat jarang membantu petugas kesehatan dalam kondisi normal.
Demikianlah beberapa hikmah yang dapat diambil dengan adanya wabah virus corona. Banyak kejadian yang menyedihkan namun tidak sedikit juga yang memberikan kabar kegembiraan dan kebaikan bagi kehidupan manusia pada masa mendatang. Yang utama bagi kita semua sekarang adalah, tetap berpikir positif, menjaga kesehatan, menggunakan masker jika keluar, jaga jarak dan lebih baik di rumah (stay at home and keep health), serta peduli dengan masyarakat yang membutuhkan.
Memasuki Ramadhan 1441 H marilah kita perbanyak berdoa kepada Allah swt agar musibah covid-19 ini dapat segera berlalu dari bumi tercinta, dan kehidupan dapat normal kembali dengan suasana yang lebih sehat, lebih peduli dan lebih bahagia. Pasti ada rencana Allah yang indah untuk kehidupan manusia yang akan datang. Inna maal usri yusro, wa inna maal usri yusro. Bersama kesulitan ada kemudahan dan bersama kesulitan ada kemudahan.

Tulisan yg telah kita buat maka bisa di bagikan ke publik bisa melalui blog kita atau melalui media sosial yang lain seperti fb atau media cetak atau online.
Tulisan yang sudah jadi saya coba kirim ke media on line dan alhamdulillah bisa diterima oleh redaksi. Saya mencoba kirim ke beberapa media on line dan ternyata diterima juga. Selamat mencoba dan pasti bisa. Sukses selalu...

Kalau ada yg mau tanya dipersilahkan menghubungi wa omjay di 08159155515
Dilanjut penyampaian pertanyaan oleh teman-teman peserta kuliah online belajar menulis bersama PB PGRI yang hebat dan luar biasa, (N)=Tanggapan dari narasumber diantaranya:

Pertanyaan 1, Mohon ijin tanya pak Uswadin..Kalau hasil sebuah penelitian ilmiah mau dijadikan Buku populer, apakah ada persyaratannya. Terima kasih. Wass wr wb. (N)=Wah ini bagus sekali kalau dilakukan. Karena kalau hasil penelitian data dan faktanya sdh bisa dikatakan valid. Berbeda dg yg baru opini saja. Jadi bisa saja dijadikan tulisan populer tinggal pengemasan yang lebih mudah dibaca dan difahami. Carannya antara lain dapat dilakukan dengan 1. Mengambil latar belakang dari penelitian ditulis lagi di bagian pendahuluan dengan bahasa yg simpel saja. Bisa dipecah menjadi 2 bab. 2. Menyampaikan penemuan penting atau ide penting apa dari penelitian tsb. Ini bisa di bagi menjadi 3 atau 4 bab. 3. Rekomendasi apa dari penulisan tersebut dalam 1 bab. 4. Penutup atau kesimpulan jadikan 1 bab. 5. Tambahkan gambar atau foto atau data yg membuat tulisan menjadi lebih menarik.

Pertanyaan 2. Assalamu'alaikum. Luar biasa Pak Uswadin. Karya melimpah, tulisan panjang dan tetap memesona. Kalau saya mencoba menulis, pendek saja terasa kurang memesona. Apalagi yg panjanggg begitu. Tampaknya tulisan Bapak mengalir deras spt hujan lebat hingga membanjir. Bgm trik agar tulisan kita mengalir dan memesona? Terima kasih.Isminatun, Sukoharjo. (N)=Bu Ismi... saya sdh membaca blog ibu...tulisannya juga sdh bagus.Menulis menulis dan belajar menulis. Saya juga masih belajar. Yg penting jgn dipaksakan kalau sdg tidak mood. Suasana batin sgt mempengaruhi dalam menulis. Sebelum di upload mimimal baca 3x dan nanti kita akan menemukan kekuranagnnya. Syukur kalau ada kawan yg mau baca sebelum di upload

Pertanyaan 3, Assalamualaikum Pak uswadin, saya Yeni dari pati. Kalo mau mengirim tulisan ke media online apakah ada persyaratan tertentu? Kalo boleh, minta link atau chanel agar bisa mengirimkan tulisan. Terimakasih Wass Bu Yeni...
(N)=Kalau mau kirim tulisan media online bisa lihat di bagian redaksi dan tata cara mengirim artikel di media tsb. Media online sangat butuh tulisan utk konten2 mereka.

Pertanyaan 4, Assalamualaikum Pak Uswadin, mohon arahan bagaimana strategi menulis menulis sebuah artikel untuk dimuat media cetak. Dede Idawati, Gresik
(N)=Strategi yang dilakukan adalah memantas-mantaskan dulu tulisan kita.
Jika sdh dinilai layak maka akan diterima...karena kita juga bersaing dg tulisan2 lain.
Ditolak atau tidak diterima jgn membuat kita putus harapan. Apalagi sekarang hanya modal email.

Pertanyaan 5. Terimakasih pak Uswadin, materi yang sangat menarik, Belajar, belajar dan belajar menulis, bagaimana caranya menuangkan ide itu bisa mengalir, saya sudah mencoba, suatu saat buntu, hilang ide itu, klo boleh share sedikit lagi pak, terimakasih. Lusia Curup. (N)=Menuangkan ide agar mengalir kita buat runtutan dulu dalam kinsep2 kita. Setelah kita anggap runtut baru tuangkan dalam tulisan. Setelah tulisan jadi kita baca2 dan baca... kemudian tinggal bebrapa waktu 1 atau 2 jam baru kita baca lagi. Saya menulis yg di atas memerlukan waktu 4 jam dari konsep menulis dan koreksi sampai jadi.

Pertanyaan 6. Assalamualaikum..senang sekali bisa belajar dengan Bapak Uswadin. Mau nanya. Berapa lama 1 ide yang didapat bapak kemudian diterjemahkan dalam bentuk tulisan? Setelah tulisan2 itu terkumpul berapa lama bapak dapat membuatnya menjadi buku dan bagaimana cara menyatukan ide2 terserak yang didapat tadi? Suheri Tangerang. (N)=Pa Suheri... ide yg ditulis menjadi tulisan bergantung kita dan kesempatan serta kemauan kita. Seperti contoh coretan saya dapat malam hari waktu tidak bisa tidur karena ada ide.... jadi sekitar pkl 01.00 saya tuangkan ide tsb di kertas. Dan akhirnya saya bisa tidur. Dari coretan tsb saya memakan waktu 3 hari mencari waktu dan kesempatan yg pas dan tepat. Setelah itu saya tulisskan lebiih kurang 4 jam spt jawaban sebelumnya. Menjadi buku tinggal kita mengkompilasi dari blog kota atau tabungan tulisan  kita, ini tergantung kita bisa tahunan. Buku sekolahku inspirasiku 4 th

Pertanyaan 7. Asw pak, saya Candra dari Langkat-SUMUT...bs diceritakan pnglmn bpk tentang tulisan pertama bpk yg diterima media online ataupun cetak? Menurut bpk sebagai guru, bagaimana kondisi ruang yang diberikan bagi kita para guru untuk mempublish tulisan kita? Terimakasih sblmny pak
(N)=Pengalaman pertama di terima tulisan kita di media...sangat senang sekali....kalau tidak salah saya menuliskan judul doa guru honor naik haji.

Pertanyaan 8, Assalamualaikum perkenalkan saya Rizky Satrya guru SDN DOYONG 1 Tangerang.Izin bertanya. Bagaimana cara membangun kepercayaan diri dalam menulis?
(N)=Pa Rizky... awal memang tidak percaya... tapi terus saja menulis menulis dan belajar menulis...nanti kita akan mendapat kepercayaan diri. Gaya menulis orang tidak sama pasti ada sisi-sisi lain yg dimiliki kita.

Pertanyaan 9, Assalamu'alaikum. 1.Apa yang harus dilakukan jika di tengah proses menulis tiba-tiba blank tidak bisa melanjutkan tulisan, 2.Bagaimana caranya agar penulis  bisa konsisten menulis 3.Bagaimana ciri tulisan yang disukai banyak orang.
(N)=Jika saat menulis nge blank, maka tanda kita perlu istirahat, otak dan kemampuan kita juga punya keterbatasan jadi perlu rest atau rilek dulu. kalau sdh fresh tinggal lanjut. Jangan maksakan kalau lagi nge blank nulis, bisa stress sendiri. Jadikan menulis sebagai hiburan. 2. Unuk konsisten memang berat, saya pun belum bisa setiap hari menulis, karena jangan memaksakan kalau memang kita belum ade ide, menuliskan hal-hal yang biasa ditulis terus bisa membuat pembaca bosan untuk membacanya. 3. Caranya ya kita sering baca tulisan orang-orang yang bagus sehingga terpengaruh dan terbawa bagus. berlatih, berlatih dan berlatih.  Minta saran dari orang lain juga bagus juga.

Pertanyaan 10, Slmt Sore Pak Uswadin, kmbli sy disegarkn dgn materi hari ini, mnurut pngalman Bpk. Bgamna mngatasi rasa tdk percaya diri dgn ap yg ditulis ? Trima Ksih. -Bernad-Toraja
(N)=Pa Bernard, rasa tidak percaya diri pasti muncul pak. itu alamiah.... sama pada saat orang baru beljajr pidato, sudah bisa berdiri tenang di panggung saja sudah bagus. Nah untuk menulis pun demikian perlu latihan dan latihan, nanti kita akan merasa kalau sudah terbiasa maka ada kenikmatan sendiri menulis. Di situ akan muncul percaya diri.

Pertanyaan 11, Mat sore Pa Uswadin. bagaimana mengembangkan ide menjadi sebuah tulisan, jika ide yang muncul kapan saja itu mengandung banyak hal yang tidak berhubungan? (Benny Belang - Kupang)
(N)=Pa Benny Belang, wah kalau banyak ide tinggal ditangkap saja itu bagus pak. Tuliskan ide2 tadi dan kumpulkan mana yang setema atau serupa bisa mendukung ide lain. Jika idenya berbeda 180 derajat maka itu bisa menjadi tulisan yang banyak. Misal Covid 19 dengan disiplin, dengan tradisi, dengan ekonomi dengan pendidikan ini bisa menjadi banyak tulisan.

Pertanyaan 12, Selamat siang Bapak mohon ijin bertanya kalau kita menulis dan membuat sketsa / gambaran dari apa 2 yang akan kita tulis dan wujud dari tulisan seperti yang bapak sampaikan bisa cerpen, puisi, lagu terkadang resep masakan . Bagaimana saran Bapak untuk blog yang  akan kita kelola ?  Apakah hanya satu macam atau bisa bervariasi? Terimakasih Prihariyani,Semarang
(N)=Untuk maslah tersebut bergantung Ibu, namun kalau kita membuat satu blog sebenarya ngga masalah tapi ciri khasnya kurang, sarannya saya ibu bisa manfaatkan sarana lain misalnya menggunakan wordpress untuk resep, kompasiana untuk cerpen, blog untuk puisi dan lagu. namun kendalanya kita harus sering juga mengunjungi akun2 tsb. untuk awal satu blog juga tidak apa2, jika menarik akan di baca orang, kita bisa melihat statistik tulisan kita berapa yang baca dan darimana saja. Blog saya sekitar PPKn, Pendidikan dan Kehidupan Sekolah.

Pertanyaan 13, Terima kasih kepada Pak Dr. Uswadin, M.Pd.,  atas sumbang pemikiran dan motivasinya. Saya selalu terbentur  pada ending tulisan. Ada faktor kegagalan untuk menemukan ending yang baik, bagaimana mengatasinya, Pak? O,ya saya lebih menyukai menulis fiksi/ wacana naratif. Hamdani – Kepri.
(N)=Gagal pernah, waktu masih mengirimkan tulisan pakai kertas belum email, sudah modal ngetik, prangko, ya karena belum pernah nembus, sementara ada teman yang sudah bisa tembus.  Tetap berusaha, dan Allah akan menghargai usaha kita dari jalan yang tidak disangka sangka

Pertanyaan 14, Assalamualaikum wr.wb kuliah hari ini sulit berkata kata. Belajar, belajar dan belajar menulis setiap hari. Rasanya saya masih baru belajar padahal sejak 39 tahun yang lalu saya belajar tapi tulisan hasil belajar banyak yang hilang tak berbekas. Itu kesalahan saya karena saya baru belajar, belum sampai belajar, belajar dan belajar menulis. Terima kasih pa moderator dan bapak narasumber hari ini, semoga saya bisa terus belajar, belajar dan belajar menulis sehingga bisa mengikuti jejak para penulis handal. Pertanyaannya  Kalau saya menuliskan kumpulan studi kasus hasil pembelajaran di kelas tiap materi pelajaran nanti masuk ke jenis buku apa ya?. Terima kasih. Wassalam. (N)=Unih, Subang Pa Hamdani, luar biasa menulis fiksi itu perlu kretivitas dan imajinasi yang tinggi, saya senddiri belum pernah menulis fiksi. Untuk membuat ending setahu saya ada beberapa pendekatan; 1, pembaca penasaran, ini berarti akan ada lahir tulisan berikutnya, 2. pembaca sampai kesimpulan ini berarti ending bisa dibuat happy ending atau sad ending atau normal, 3 apakah ingin ada pesan moral yang iingin disampaikan. Siapkan bapak pas pada piihan yang mana. Tulisan belum sempurna kalau tidak ada penutupnya. Pada contoh tulisan saya , saya ingin agar kita tetap optimis dan husnudzon kepada Allah, inna maal usri yusro wa inna maal usri yusro. Waah ini menarik juga, kalau studi kasus ibu bisa membuat buku tentang studi kasus, buku2 studi Kasus dari K Yinn dan Boldan bisa untuk referensinya, kasus2 itu menjadi lampirannya, keren. Misalnya Studi Kasus dalam Pendidikan di SMP, pendekatan terori dan praktik.

Pertanyaan 15, Assalamualaikum pak uswadin .aku tanya  bgmn tips menulis panjenengan kok bisa menulis dg  mengalir begitu saja  dan panjang sekali. Mhn penjelsan. Trima ksih. Mukminin Lamongan. (N)=Pak Mukminin Lamongan, saya juga masih belajar pak. seperti disampaikan di atas belajar, belajar dan belajar.... jangan nyerah, tapi jangan diaksa juga bisa spaneng. Pelan tapi sampai dan jangan ingin cepat jadi tulisan.

Pertanyaan 16, Om Jay...tolong sampaikan pertanyaan saya ke pak Uswadin...bahwa dalam menulis selain menggunakan bahasa baku yg baik dan benar apakah diperbolehkan juga menggunakan istilah2 kata2 yg unik/nyeleneh misalnya
Matur nuwun. Rachmi H dari SMKN 1 TEGALSARI – BWI. (N)=Untuk pertanyaan Rachmi H, kalau menulis resmi sebaiknya menggunakan bahasa Indonesia standar, kalau yang ngga standar di WA dengan teman yang sdh fmiliar. Mtr bisa dibaca motor atau matur atau muter, nah...jadi bingung apalagi bahasa kita ada ratusan yang setiap kata tidak sama untuk setiap daerah.

Pertanyaan 17, Ass. Mau bertanya. Berapa lama mengumpulkan konsep atau ide suatu tulisan untuk  dijadikan satu buku menurut pangalaman bapak. Muh. Said Makassar. (N)=Pa Said, tergantung kita pak, kalau saya ada yang satu tahun ada juga yag 4 tahun. bisa mengambil momen2 penting sehingga buku kita pas dan diperlukan orang.

Pertanyaan 18, Assalamu'alaikum Pak Uswadin
Untuk menjadi penulis Perlu kreatifitas dan kualitas agar tulisan kita bisa diterima oleh media baik online maupun cetak. Apa kiat2 khusus untuk menumbuhkan kreatifitas agar tulisan berkualitas..?. Pak Etik Nurinto  Kabupaten Pemalang
(N)=Pa Etik, untuk menimbulkan kreativitas kita memnag harus baca juga tulisan orang lain dan mencari literatur pendukung baik text book maupun dari internet. kemudian kita ramu sesuai dengan kemampuan kita dan gaya menulis kita. Insya allah pa Etik bisa. Jangan kalah sebelum mencoba.

Pertanyaan 19, Selamat sore Pak uswadin, saya dayu sastrika dari bali, adakah tehnik khusus atau trik-trik merangkai suatu kalimat untuk menulis, saya kadang merangkai kata-kata bermasalah, misalnya membuat ptk, terima kasih. (N)=Pa Dayu Sastrika..... trik merngkai suatu kalimat, sesuai kaidah dasar bahasa Indonesia, ada SPO dan adanya keterpaduan dan keruntutan kalimat satu dengan yang lain. Hindari membuat paragraf panjang apalagi sampai satu halaman. Idealnya dalam 1 halaman ada minimal 2 sd 4 paragraf. sehingga pembaca tidak lelah. Dicoba terus dan terus di coba lama2 bapak terbiasa. Sukses selalu pa Dayu, dari pulau dewata.

Pertanyaan 20, Tahun ini saya menang sebagai kepala sekolah berprestasi juara 3 di Kota Yogyakarta. Saya agak kesulitan menulis karya ilmiah. mungkin Bapak punya tehnik bagaimana cara mengembangkan sebuah karya ilmiah. Astuti Yogyakarta. (N)=Selamat bu Astuti, keren sudah juara 3. Ada kiat sederhana untuk meningkatkan kualitas tulisan kita, yaitu dengan membaca juara 1 tingkat nasional atau provinsi di Indoesia,. nanti juga menjadi lebih bagus. Sekali lagi selamat dan kalau bisa adan keunikan atau ke khasan yang baru dari tulisan yang diangkat ini menjadi daya tarik Juri.

Pertanyaan 21, Assalamualaikum.yang berbahagia Dr.Uswadin mau tanya 1.Agar tetap percaya diri dalam berkarya menulis bagi tips2nya kepada kami pemula ini?. 2.berapa lama Dr.Uswadin beljar menulis hingga dpt di terima pembaca khususnya penerbit?. Dari. ANDY MUHTADIN- BABEL..TRIMS BANYAK. (N)=Pa Andi di Babel, lumayan lama pa. kita latihan di blog sendiri saja, kalau di blog sendiri langsung di muat karena redaksinya kita. Untuk percaya diri sudah dijawab di ertanyaan sebelumnya, tetap belajar, belajar dan belajar menulis. Jika terbiasa  akan jadi nikmat.

Pertanyaan 22, Assalamualaikum wr wb, mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, Bertanya, Bu Iez dari Lumajng Menurut pengalaman Bapak selama mencoba menulis berapa lama bapak gagal dlm menulis terutama yg diinginkan di media massa
(N)=Gagal pernah, waktu masih mengirimkan tulisan pakai kertas belum email, sudah modal ngetik, prangko, ya karena belum pernah nembus, sementara ada teman yang sudah bisa tembus.  Tetap berusaha, dan Allah akan menghargai usaha kita dari jalan yang tidak disangka sangka.

Pertanyaan 23, Assalaamu'alaikum pak Uswadin, saya Sri indayani dari Lamongan. saya mau bertanya. dari keempat langkau untuk dapat menulis dengan baik, yang masih menjadi kendala bagi saya yg pertama menemukan ide, yg kedua merasa kesulitan untuk membuat kata-kata atau kalimat apalagi mengembangkan sampai panjang seperti yang dicontoh. bagaimana cara mengatasi kendala yang saya alami tersebut pak? (N)=Bu Sri Indayani, ya kadang ide datang nya ngga diduga, makanya pada saat muncul ide, tulis saja poinnya di buku atau kertas biar ngga hilang atau lupa, yang kedua dalam merangkai kalimat bisa dibantu ddengan mengutip pendapat atau dari kitab suci atau dari teori, nah kita bisa kembangkan . Usahakan ada keruntutan atau kekoherensian antar kalimat, insya allah enak dibaca. Jangan menyerah pada saatnya kita akan tersenyum dengan tulisan kita. https://chat.whatsapp.com/Es3bRb8tgvK0Pkai2N1l7F

Pertanyaan 24, Ass.wrb. Saya Alfi Nuazah dari SMA NEGERI 1 LECES. Saya berterima kasih bapak Uswadin atas sharingnya tentang penulisan, yg ingin saya tanyakan gmn mengatasi writting block..atau tiba-tiba ide kita macet ketika menulis? Makasih. (N)=Bu alfi Nuazah, jawaban saya sudah ada di pertanyaan sebelumnya. inti kalau menghadapi kesulitan sehingga kita mandeg atau berhenti, sebaiknya berhenti duu. Tinggalkan dan kita rileks, bisa satu jam atau beberapa hari, setelah ada ide lagi bisa kita lanjutkan. Jangan memaksakan menulis kalau sudah mentok, bisa spaneng. pakai terori lmain layangan bisa juga....kadang-kadang kendor dan kadang kenceng sesuai kondisi angin.... semoga bisa menjawab. Tetap semangat.

Pertanyaan 25, Terimakasih pak Uswadin, materi yang sangat menarik, Belajar, belajar dan belajar menulis, bagaimana caranya menulis agar terhindar dari plagiarisme, karena terkadang ide yg kita miliki ada unsur kemiripn dg ide org lain. Elly Mahayani.
(N)=Ibu Elly, sejujurnya tidak ada yang 100%  murni pemikiran kita. Jadi kalau pendapat kita sama dengan orang lain sangat mungkin, tapi kalau apa yang ditulis orang kemudian sama persis dan dianggap diklaim tulisan kita  maka itu plagiarism, oleh karena itu kita harus mencantumkan sumbernya jika mengutip pendapat orang lain. Dalam notasi ilmiah ini sudah diajarkan.

Pertanyaan 26, Assalamualaikum Wr wb..bapak ibu pembimbing belajar menulis yg saya hormati mohon arahan bagaimana strategi menulis karya fiksi...saya tiap mencoba untuk menulis karya fiksi tdk berlanjut.. Nama SUYATNO No.WA.081335505999 Asal sekolah SMK Negeri 1 Sambeng Lamongan Jawa Timur. (N)=Pa Suyatno, menulis fiksi memnag lumayan berat, karena perlu imajinasi yang tinggi, saya sendiri  belum bisa. Saran saya bapak baca2 dan pelajari karya fiksi yang populer nanti bapak akan dapat pelajaran berharga. Dan jangan menyerah, biasanya kalau ada tantangan akan menghasilkan hal yang bagus jika kita tetap melanjutkan ikhtiar kita. Pelaut ulung bukan lahir dari laut yang tenang gelombangnya. Wah keren pak Suyatno  satu tahun jadi buku, saya ada yang 4 tahun baru jadi buku. Apalagi dari tesis bapak. Keren sekali pak, tetap lanjutkan, kata pak uswadin dengan semangat !.

Pada akhir penyampaian materi dan tanya jawab beliau menyampaikan kata pamit kepada peserta belajar menulis, sekian dan mohon maaf apabila masih belum puas atas materi dan jawaban dari pertanyaan, selamat berbuka dan “jangan menyerah untuk bisa menulis, sebagaimana kita kecil tidak takut jatuh saat belajar berjalan”. Semoga Bapak Ibu semua sukses, amiiin ya rabbal alamiiin. Terima kasih pak uswadin. Semoga semakin bertambah ilmunya dan sehat selalu. Aamiin, tambah omjay mengakhiri juga kuliah online pada kesempatan siang sampai sore hari ini.Luar biasa, antusias peserta kuliah online belajar menulis bersama omjay. Terimakasih pak Uswadin atas ilmu yang diberikan kepada kami, semoga menjadi amal jariyah , terlebih ini di bulan yang penuh rahmat, berkah, dan maghfiroh bulan Romadlon 1441 H.

Muh. Taufiq
SMAN 1 Semanu, Gk, D.I. Yogyakarta


Resume Pertemuan ke-21


SELASA 28 APRIL 2020

Merancang Desain Pembelajaran Modern


Resume
Pertemuan ke 21  kelas belajar menulis online gelombang 7 bersama Om Jay pada siang hari ini tanggal 28 April 2020 Pukul 13.00 WIB s.d 15.00 WIB. Narasumber: Dr. PAIDI. S..Pd. M.Pd. Tema: “ Merancang Desain Pembelajaran Modern “. Moderator om Bambs.

Curriculum Vitae
Dr PAIDI dilahirkan di Bantul tanggal 1 Januari 1971. Alamat beliau jalan Timur Indah  No 39 RT. 19 Kelurahan Sidomulyo Kota Bengkulu.Riwayat Pendidikan : SD Tamat Tahun 1985  di SDN Banyumas Baru, SMP Tamat Tahun 1988 di SMPN 2 Bengkulu, SMA Tamat Tahun 1991 di SMEAN Bengkulu, S1 Tamat Tahun 1996 di Prodi S1 Pendidikan Akuntansi IKIP Padang, S2 Tamat tahun.. di Prodi S2 Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Bengkulu dan S3 beliau Tamat Tahun 2019 di Prodi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. Jabatan Beliau sekarang Kepala Sekolah SMKN 4! Bengkulu,Ketua MKKS SMK Kota Bengkulu dan jabatan terakhir sebagai Ketua. .

Riwayat pekerjaan beliau adalah : :Guru SMEAN Bengkulu Tahun 1996 s.d 1999. Guru SMAN 2 Talo Tahun 1999 s.d 2003, Guru SMKN 1 Bengkulu Tahun 2003 s.d 2018, 
Dosen Luar Biasa Fakultas Teknik Muhammadiyah Bengkulu Tahun 2008 s.d  2014,  Dosen Pascasarjana TP UNIB Tahun 2019 sampai sekarang. Dosen Luar Biasa FISIP UNIB Tahun 2000 sampai sekarang. Tutor Universitas Terbuka UPB JJ Bengkulu Tahun 2011 Sampai sekarang. Asesor BAP SM Propinsi Bengkulu dari Tahun 2012 sampai dengan sekarang. Asesor LSP Telematika Tahun 2008 sampai sekarang. Ketua LSSMKN 1 Bengkulu dari Tahun 2015 s.d 2018.Anggota BKSP Propinsi Bengkulu Tahun 2015 sampai sekarang.Publikasi Buku : 1.membuat Laporan keuangan dengan MyOB 19.6 " Edisi Perdana Tahun 2017. Diterbitkan oleh penerbit salemba IV Jakarta. 2. Membuat Laporan keuangan dengan MyOB 19.6  edisi 1 Tahun 2018. Diterbitkan oleh penerbit salemba IV JAKARTA.3. Membuat Laporan keuangan dengan MyOB 19.6 Edisi II Tahun 2019 diterbitkan oleh penerbit salemba IV Jakarta. 4.Buku Ajar Simulasi Komunikasi Digital tingkat SMK/MAK kelas 10 tahun 2019 diterbitkan oleh penerbit ANDI Yogyakarta.Jurnal Internasional beliau : 1.utilization Of Mobile Phones to Apply Blended  Learning et Higher education :computer subject at State vokational hight School 1 Bengkulu oleh PAIDI & Basuki Wibawa  Internasional Journal Enginering Tehnology (IJET),2018. Banyak prestasi dan jabatan Beliau di kota Bengkulu dari seorang pendidik, kepala sekolah, Ketua para kepala sekolah di kota Bengkulu dan di Propinsi Bengkulu. Serta dosen dan Team Asesor dibeberpa Kampus.

DesainPembelajaranModern

Pembelajaran Modern adalah pembelajaran yang mengikuti perkembangan zaman, dimana era sekarang adalah era teknologi informasi. Pembelajaran Modern harus mampu menyerap informasi dari beragam sumber memahami dan mengsintesakannya dan lalu meraciknya menjadi satu pengetahuan baru yang powerful. Kecakapan dalam melakukan sintesa ini Tampaknya menjadi kian penting terutama ketika banjir informasi kian deras mengalir melalui beragam media: televisi, media cetak dan dunia online.

Secara umum Proses perancangan desain pembelajaran terdiri dari 11 langkah yg dpt sy uraikan sebagai berikut:

Langkah 1, kita perlu mendapatkan data dan informasi guna mendapatkan masukan dari siswa/pengguna atas materi2 yg dianggap sulit atau perlu dipelajari lebih lanjut. Langkah 2, Berdsarkan data yg di dapat dari langkah 1 selanjutnya kita perlu membuat identifikasi kebutuhan peserta didik terhadap mata pelajaran / bahan yng akan kita rancang.langkah 3, Berdasarkan data langkah 2 selanjutnya kita mulai membuat analisis instruksional/pembelajaran mata pelajaran yang akan kita rancang Langkah 4, Seorang perancang perlu mendapatkan gambaran karakteristik peserta didik yang akan menjkadi target atau pemakai buku yg kita rancang. Langkah 5, Membuat rumusan tujuan instruksional khusus (penggunaan istilah instruksional disini berdasarkan sumber asli yg di karang oleh Dick & Carrey yaitu instructional).

Langkah 6, Melakukan penyusunanTES.Langkah 7, Membuat perencanaan strategi instruksional/pembelajaran yang akan digunakan (dalam hal ini sy merancang pembelajaran secara blended learning). Langkah 8, Mengembangkan dan memilih bahan instruksional. Bahan pembelajaran yang dirancang dapat dibedakan menjadi 2 yaitu bahan tercetak dan bahan online. Dalam hal perancangan bahan pembelajaran (Buku) dapat digunakan teori Rothwel dan untuk bahan online bisa menggunakan teori hannafin). Langkah 9, setelah draft bahan tersedia (langkah 8) selanjutnya perlu dilakukan 10. evaluasi formatif sbb: 1. one-to-one expert dengan melibatkan 4 orang pakar (pakar Desain, pakar Media, pakar Materi, pakar bahasa); 2. One-to-one learner (melibatkan 3 orang siswa yang berasark dari siswa peringkat atas, menengah dan bawah); 3. Evaluasi Small group (melibatkan sekitar 9 siswa yang berasakl dari kelompok, menengah dan bawah); 4. Field trial yaitu tahap uji coba luas dengan melibatkan siswa sekitar 30 siswa  yang berasal dari kelompok. Atas, menengah dan bawah. Setiap tahapan mulai evaluasi one-to-one, evaluasi small group akan menghasilkan namanya draft bahan pembelajaran dan setelah field trial baru dinamakan prototipe bahan pembelajaran.

Khusus untuk langkah yang terakhir 11. Evaluasi Sumatif sifatnya tidak harus dilakukan dalam proses desain pembelajaran karena harus dilakukan oleh pihak lain.Sedangkan untuk buku pembelajaran yang dirancang untuk keperluan penerbit bisanya pihak penerbit sudah mempunyai format/standar tertentu. Sehingga jika penulis ingin memasukkan buku agar bisa diterbitkan oleh penerbit maka format yg digunakan harus mengacu kepada format yang digunakan oleh penerbit. Contoh bahan pembelajaran yang di rancang dengan format Research dan versi penerbit adalah seperti berikut +62 821-4494-2923 left. Demikian sebagai pengantar bapak/Ibu/Rekan2, sekilas cara mendesain bahan pembelajaran yang secara ilmiah dapat dipertanggungjawaban, insyallah jika tahapan di atas dilakukan secara benar maka tidak akan terjadi kasus salah gambar dll sebagaimana dahulu pernah terjadi di buku2 yang beredar di lingkup dikbud khususnya jenjang sekolah dasar

Teknologi pembelajaran Modern

Di era globalisasi dan komputerisasi metode pembelajaran tidak lagi bergantung pada seorang guru atau pun buku saja. Tetapi lebih kepada pengembangan potensi siswa dengan modal pembelajaran Modern seperti quatum teaching, quantum Learning, e Learning dan metode pembelajaran lainnya. Pembelajaran merupakan bagian atau elemen  yang memiliki peran sangat dominan untuk mewujudkan kualitas baik proses maupun output (kelulusan)  pendidikan. Pembelajaran sangat tergantung dari kemampuan seorang guru dalam proses pembelajaran. Dalam kehidupan modern ini, sebaiknya kita memanfaatkan teknologi dengan bijaksana.  Misalnya menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran dan memilih yang tepat.

Dilanjutkan tanya jawab dari teman-temanku yang hebat antara lain :
P=1. Assalamualaikum pak,,saya Noralia Semarang. Ijin bertanya,saya pernah melakukan penelitian R&D untuk tesis saya dulu, saya mengambil judul pengembangan modul pembelajaran. Dan itu saya penelitian hingga menjadi produk akhir yang bagus bisa sampai 6 bulan, padahal hanya untuk 1 bab materi ajar karena beberapa kali  diujikan ke kelas besar shg dapat prototipe produk yang bagus. pertanyaan saya,,untuk pengembangan bahan ajar seperti yang bapak laksanakan yg menghasilkan produk buku ajar untuk 1 tahun pelajaran, butuh berapa lama pak penelitiannya?

P=2. Apakah tiap bab materi ajar di buku ajar yang dikembangkan harus diujikan di kelas besar atau hanya kita ambil sampel salah satu materi ajar saja?
Untuk pertanyaan mas Supyanto, yang dimaksud TES Formatif disini adalah tes yang dibuat (modelnya bisa multiple choice, Essay dll) atas materi yang ada di bahan pembelajaran. Tes ini dibuat oleh si perancang buku yng sebeluamnya telah melalui telaah oleh pakar dan uji validitas maupun reabilitasnya. Sedangkan Tes Sumatif dalam konsep desain ini adalah penilaian oleh lembaga lain (eksternal) atas kelayakan bahan yang dibuat oleh si Perancang buku tsb.

P=3. Ass wr wb. Sy Bu Iez dari Lumajang. Bertanya apakah langkah-langkah  mendesain cara mengembangkannya sama dg model dick and Carry ya.(N)=Terima kasih. Betul mbak Iez, karena sy jg menggunakan model Dick & Carrey. Namun mbak Iez juga bisa mengkombinasikan dengan teori/model lain seperti pada langkah 8 selagi sesuai dengan karakteristik bahan pembelajarannya . Tanya yg kedua: yang di maksud dg Research versi penerbit  ini apakah blended learning yg dimaksud Bapak.(N)= heeee bukan, kalau Versi penerbit biasanya ini ada kebutuhan tertentu yang di tetapkan oleh penerbit karena menyangkut utk keuntungan penjualan dll. Pihak penerbit biasanya sudah punyak team editor sendiri, seperti yang pernah sy lakukan untuk memperbaiki draft buku di Penerbit Salemba IV - Jakarta, sehingga buku tsb bisa dicetak/diterbitkan oleh Salemba IV.

P=4. Selamat siang Pak Paidi.. kalau boleh tau apa nama aplikasi e learning nya. Kayaknya keren banget.Ridwan Nurhadi. (N)=software yang pernah sy untuk e-learning tersebut menggunakan moodle, murah meriah pak karena sifatnya open source. Tapi saat ini tidak bisa masuk lagi link tersebut karena sudah sy serahkan ke pihak SMKN 1 Kota Bengkulu. Jika mas Ridwan ingin melihat lebih jauh isinya nanti sy coba mintakan sama pihak SMKN 1, jika sdah ada hasilnya sy sampaikan kepada om Jay

P=5. Ass wr wb. Sy Bu Iez dari Lumajang. Bertanya apakah langkah2 mendesain cara mengembangkannya sama dg model dick and Carry. (N)= ya.Terima kasih. Betul mbak Iez, karena sy jg menggunakan model Dick & Carrey. Namun mbak Iez juga bisa mengkombinasikan dengan teori/model lain seperti pada langkah 8 selagi sesuai dengan karakteristik bahan pembelajarannya.

P=6. Assalamualaikum saya ika s. Dari tangerang , boleh dijelaskan mengenai teori rothwel dan teori hannafin pada langkah ke 8 dalam.mendesain pembelajaran. Tidak, blended learnin itu sebuah model pembelajaran, sedangkan yg sy masukd Reseacrh versi penerbit ini lebih pada aturan tata cara pengetikan seperti desain cover, isi dll yang diberlakukan oleh penerbit jika buku tsb dicetak oleh Penerbit [N] Utk pertanyaan mbak Ika, Maaf sy ada salah tulis tadi Teori Rowntre itu adalah cara-cara untuk membuat buku yg sifatnya tercetak. Dan Hannafin itu untuk merancang bahan yang non cetak alias online. Untuk teknisnya nanti sy kirimkan e-booknya ya.

P=7. Terimakasih, Lusia ,Curup., Slmt siang pak Paidi,terimakasih penjelasannya, apakah rancangan pebelajaran seperti ini bisa untuk sd,sedangkan  guru di sd mengajar seluruh mata pelajaran kecuali Agama dan PJOK.bagaimana teknik penyederhanaannya? [N] :Untuk mbak Lusia, pada prinsipnya Desain pembelajaran itu bisa untuk semua mata pelajarannya, yag membedakannya terletak pada isi pelajarannya.

P=8. Assalaamu'alaikum pak paidi...setelah membaca semua materi yg berisi langkah pembuatan design pembelajaran saya masih belum bisa membayangkan hasil akhirnya. Yg ingin says tanyakan bagaimana bentuk hasil design pembelajarannya, apakah menjadi sebuah buku atau yg lainnya? Bagaimana cara penerapan hasil design pembelajaran tadi ke siswa? Terima kasih. Sri indayani Lamongan [N]: Untuk mbak Sri, kelebihan desain pembelajaran ini adalah akan menghasilkan buku pembelajaran yang bisa dijamin kebenaranya selagi prosedur dikerjakan dengan benar. Kelebihan lain juga desain pembelajaran ini akan dilengkapi dengan instrumen pendukungnya termasuk  model pembelajarannya sudah ditentukan.

P=9 . Assalamualaikum pak,,saya Noralia Semarang. Ijin bertanya,saya pernah melakukan penelitian R&D untuk tesis saya dulu, saya mengambil judul pengembangan modul pembelajaran. Dan itu saya penelitian hingga menjadi produk akhir yang bagus bisa sampai 6 bulan, padahal hanya untuk 1 bab materi ajar karena beberapa kali  diujikan ke kelas besar shg dapat prototipe produk yang bagus.pertanyaan saya,,untuk pengembangan bahan ajar seperti yang bapak laksanakan yg menghasilkan produk buku ajar untuk 1 tahun pelajaran, butuh berapa lama pak penelitiannya?. 2. Apakah tiap bab materi ajar di buku ajar yang dikembangkan harus diujikan di kelas besar atau hanya kita ambil sampel salah satu materi ajar saja? Terima kasih. (N)= Untuk mbak Noralia, 1. waktu yang dibutuhkan  untuk 1 buku /tahun sy butuh waktu antara 6 sampai 10 bulan itupun sy sambil nyambi mbak heeee. Jika focus utk desain buku saja 6 bulan itu insyallah sudah selesai; 2. Iya betul setiap bab harus diujikan untuk tahap Small group dan Field trial

P10, Jika mengacu kepada keterangan terahir yg ttg buku yg d rancang untuk keperluan penerbit, penerbit sdh mempunyai format sendiri mohon arahan .Ass,saya Bu Dede dari SLB AB Kemala Bhayangkari 2 gresik. (N)= Berkenaan dengan buku yg akan saya buat subjeknya ABK. Lalu untuk uji coba seperti tahapan d atas apa memungkinkan. Anak Bermebutuhan Khusus ooooo Bisa mbak Anak Berkebutuhan Khusus selagi bahan/materi buku masih dalam lingkup di SLB, silahkan dicobakan menggunakan alus desain sebagaimana tersebut pada slite 7 SLB

P11. Assalammu'alaikum, Pak, saya Bu Budi dari Gresik.Mau bertanya. Berapakah jumlah halaman yang dipersyaratkan bila membuat buku ini ? Tidak ada persyaratan minimal jumlah halamannya. Yang pasti buku tsb sudah mencakup semua materi hasil analisis pada langkah 3 dan 5, [N]: Tidak ada persyaratan minimal jumlah halamannya. Yang pasti buku tersebut sudah mencakup semua materi hasil analisis pada langkah 3 dan 5,

Minta tlg di rekap saja pak Bambang dan disatukan, insyallah nanti saya jawab satu persatu ya pak, jgn di japri sebab saat ini sy sdang mengasih 250 mahasiswa UT, nanti takut tidak terbaca, Mohon maaf ya pak. Ok terima kasih bapak Luar biasa siang jelang sore ini, tlg kirim ke email : paidi1971@gmail.com nanti jawabannya saya kirim ke pak Bambang atau om Jay Saya kirimkan pertanyaan yang belum sempat dijawab, sehubungan waktu yang telah selesai, agar nanti dijawab pak Paidi. Karena kesibukan beliau, pertanyaan yang belum terjawab disuruh kirim lewat email pak Paidi, paidi1971@gmail.com diantara sebagai berikut :

P12
Assalamualaikum bapak..Saya Yudi Heriana Tantri dari Yogyakarta.. Maaf bapak sy mengajar d klas kecil. Utk langkah 8 ttg kelas online.. Bagaimana cara melaksanakan kelas online utk anak² dg cara yg mudah dan sederhana.. Karena kami nyaknya kendalayg sering kami temui. Mungkin bapak py punya strategi khusus utk siswa kelas kecil dlm pembelajaran kelas online. Lalu bagaimana utk melakukan tes online dlm waktu yg bersamaan agar bisa mendapatkan hasil yg murni dari siswa. Terimakasih bapak..

P13
Selamat siang Pak Paidi.. kalau boleh tau apa nama aplikasi e learning nya. Kayaknya keren banget. Ridwan Nurhadi

P14
Ass. pak Paidi... bolehkah diberikan contoh penerapan instruksional khusus dalam e-learning? Yulius Roma_Toraja.
P15
Mau tanya materi hari ini: 1. Semua yg dijelaskan dan melalui ppt, bgm trik agar kita dpt dg mudah menyusun desain pembelajaran dengan baik dan menarik sehingga dpt ditulis dlm sebuah buku? 2. Dijelaskan bahwa ada 11 langkah dlm mendesain pembelajaran kok disitu dituliskan ada 11 langkah scr umum yg 3 lg yg mana ya penjelasannya?. 3. Apa yg menarik dr pembelajaran blish ini sesuai dg hasil penelitian disini?. Trimakasih
P16
Assalamualaikum pak. bolehkah materi yang bapak sampaikan sekarang saya jadikan referensi penulisan buku?
P17
Assalamualaukum pak paidi. Salam kenal dari Karimun. Maaf mau nanya ni pak. Dalam blended learning ini, integrasi seperti apa yang bapak lakukan?. Rosmalinda, kepri
P18
Bolehkah ikutan membuat buku buat SMK yg outline nya dr erlangga? Mohon arahan
P19
Berarti pada intinya desain pembelajaran it untuk membuat buku yang baik ya..? Dengan kata lain untuk membuat buku ajar yg baik harus ada desain pembelajarany?
Dan desain pembelajaran IT bisa menjadi sebuah buku ( buku ajar)?

Siap nanti saya kirim pak. sebelum ditutup barangkali bapak ada yang ingin disampaikan. Kata terakhir pak Paidi, oh iya bapak/Ibu mohon maaf belum bisa menjawab semua pertanyaan saat ini, mohon bantuan pak Bambang untuk dicatat dan kirimkan ke email, Insyallah nanti jawabannya saya kirim. Silahkan bapak/Ibu “dicoba merancang desain pembelajarannya”, jika ada pertanyaan bisa dikirim ke email: paidi1971@gmail.com Karena beliau sangat sibuk  sedang memberi kuliah online di depan 250 mahasiswa UT. Alhamdulillah Pembelajaran kali ini sudah selesai, saya Mr.BamS mohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan, Saya undur pamit, silahkan Om Jay.

Saya sangat antusias dan mengapresiasi penyampaian materi pak Paidi dengan tema: ”Merancang Desain Pembelajaran Modern kepada peserta kelas menulis online gelombang 7 siang hari ini yang sangat inspiratif. Terima kasih Bapak atas ilmu yang telah diberikan. Semoga menjadi amal jariah. Aamiin.

Muh.Taufiq
SMAN 1 Semanu, Gk, D.I.Yogyakarta

Selasa, 28 April 2020

Resume pertemuan ke-20

Senin, 27 April 2020

MODAL “NGOBROL” BISA NULIS BUKU DAN LAKU JUAL

Resume
Belajar Menulis Gelombang 7, hari Senin, 27 April 2020, merupakan pertemuan ke-20 Edisi bulan Romadlon 1441 H. Kuliah online, kali ini menggunakan aplikasi zoom dan ditayangkan  langsung  dalam youtube. Kuliah yang biasanya dilakukan pada malam hari mulai pukul: 19.00 WIB – 21.00 WIB, tapi karena bulan romadlon dimulai pada pukul 13.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB, agar tidak mengganggu ibadah tarawih maupun tadarus Al-Quran bagi yang mengerjakan. Kuliah online pada siang hari ini di pandu oleh Omjay. Bagi peserta yang mau bertanya bisa menuliskan ke Hp. Omjay atau bisa langsung ke pak Onno pada akhir pertemuan.. Bapak ibu peserta diminta untuk meminimalizir tampilan di video dan mohon untuk di mute, pinta beliau kepada peserta kuliah online. Mari kita simak materi Pak Onno W. Purbo

Secara umum, teknis “Menulis dan Mencetak Buku Digital” atau lebih tepatnya “Menulis dan Mempublikasi Buku” dapat dibaca di onnocenter.id. Selain itu, pada laman ini menyediakan banyak informasi bermanfaat terkait menulis dan menerbitkan buku. Buku digital banyak diminati banya orang karena praktis dan mudah dibawa kemana- mana. Buku digital lebih mudah diakses dengan menggunakan HP, laptop, komputer dll, jelas beliau.

Hal-hal yang biasa menjadi masalah terbesar dalam menulis buku adalah pencarian kata-kata, topik dan jenis buku yang laku. Pada tahap persiapan menghasilkan karya tulis, membaca adalah awalnya. Tidak akan ada yang bisa menulis jika tidak membaca. Kemudian dalam menulis jangan lupa menggunakan rumus 5W+1H :

  1. What,
  2. Where,
  3. When,
  4. Who,
  5. Why dan 
  6. How
Bagaimana cara mencari topik supaya buku bisa laku keras? Tanya pak Onno pada peserta  langsung dijawab beliau :

1.   Memilih topik, mencari tahu keinginan pembaca dan mencari tahu minat pembaca. Ketiga hal ini bisa didapatkan lewat “cara mengobrol”, atau bercakap-cakap dengan orang lain. Katakanlah begini, apa minat mereka, masyarakat tertarik tentang apa, apalagi jika kita sebagai guru, paling mudah mencari topik karena setiap hari kita berbicara dengan siswa. Jadi kita bisa tahu cara penyampaian paling bagus, topik bisa tentang pelajaran atau tentang pengetahuan umum, namun tentunya harus berbicara dengan masyarakat. Dari kegiatan tanya jawab, bisa diketahui keinginan atau minat masyarakat itu seperti apa. Nah, hal-hal sederhana ini bisa dijadikan sebagai buku.

2.  Salah satu teknik sederhana menulis adalah menerjemahkan dokumen-dokumen berbahasa asing, misalnya buku berbahasa Inggris; dikumpulkan jadi satu dokumen, kemudian dijadikan paragraf baru menggunakan bahasa atau kata-kata sendiri yang lebih enak dibaca dan dipahami. Artinya gabungan beberapa buku terjemahan menjadi sebuah buku baru. Kemudian buku-buku yang kita gunakan dimasukkan dalam referensi, namun perlu diingat bukan terjemahan lagi. Ini merupakan salah satu menulis sederhana, tanpa mengarang kata-kata sendiri. Sebagai dosen, pak Onno sering memberikan tugas menulis buku pada mahasiswa, mereka harus bisa menulis buku dengan topik apa yang sedang dikuliahkan. Untuk memudahkan penulisan, maka mereka diberi akses ke perpustakaan digital milik bapak Onno. Dalam digital library tersebut tersedia beragam jenis buku. Salah satu cara interaksi dengan orang banyak adalah menggunakan media sosial, seperti twitterfacebook atau instagram. Jangan lupa dituliskan referensinya.

3.     Biasakan mencatat atau membangun kebiasaan mencatat, misalnya mencatat di wiki atau di mana saja. Jadi mencatat apa saja sedikit demi sedikit setiap hari. Dikumpulkan dan nantinya bisa jadi buku. Ini merupakan salah satu kunci yang paling penting dalam menulis. Menyinggung tentang menulis di wiki, memberi manfaat tersendiri. Misalnya kita mencari topik tertentu, maka tinggal ketik di menu Search kemudian Enter, langsung dapat. Jadi menulisnya dalam bentuk elektronik. Selain itu hasil tulisan bisa dibaca semua orang. Kegiatan mencatat setiap hari ini sangat penting.

Berkaitan dengan menulis ilmiah di jurnal, yang perlu diperhatikan adalah penulisan referensi. Referensi yang berbahasa Indonesia biasanya sulit untuk diterbitkan di jurnal internasional. Dalam menggunakan referensi berbahasa asing, kita bisa menggunakan googlescholar,tinggalketikdi websearch menu https://scholar.google.com

Cara memperoleh referensi berkualitas berbahasa asing adalah masuk ke google scholar, masukkan kata kuncinya, akan muncul file-file yang dibutuhkan, tinggal klik kanan dan cite. Namun sebelum itu, perlu membaca abstrak tulisan terlebih dahulu, apakah sesuai dengan paper yang kita butuhkan. Kemudian bagaimana supaya buku bisa terbit? Penerbit membutuhkan naskah yang harus disiapkan penulis, yaitu:

1.   Halaman Judul
2.   Kata Pengantar. 
3.   Daftar Isi
4.   Materi Lengkap (Ditambah folder gambar, jika ada).
5.   Tentang Penulis,.
6.   Daftar Pustaka
7.   Sinopsis.

Halaman judul, tidak perlu ada desain sampul atau ”cover”. Kata pengantar sebaiknya ditulis sendiri, tapi boleh juga ditulis oleh lebih dari satu orang. Dalam materi kalau berupa gambar ber resolusi besar  alangkah baiknya tidak berwarna, cukup hitam putih saja. Tentang penulis, ditulis yang pokok saja dalam satu paragraf. Sinopsis adalah menuliskan ringkasan cerita tentang isi, maksud dan tujuan buku ini ditulis, atau merupakan inti dari buku tersebut.
Draff Buku yang akan dikirim ke penerbit, semua naskah dibuat sederhana saja dalam Ms Word. Sebagai tambahan informasi bagi penulis, biasanya Penerbit ANDI Offset melakukan layout sendiri terhadap buku, Penerbit menerbitkan buku bukan karena berkualitas, tapi karena bukunya bisa laku dijual. Jadi, sekali lagi kita harus menulis buku yang bisa laku dijual. Kalau buku yang kita tulis adalah buku pegangan siswa, penerbit akan senang sekali. Terutama buku pegangan untuk murid SD karena jaminannya adalah pembelinya banyak. Dapat dikatakan bahwa topik tulisan adalah penentu laku atau tidak lakunya buku. Beruntunglah penulis yang menulis buku sekolah dasar. Tapi ingat buku perlu menyesuaikan dengan keputusan Mendikbud. Penerbit paling senang dengan buku-buku Sekolah Dasar (SD).

Selanjutnya  diselingi tanya jawab para peserta yang hebat-hebat antara lain:
Apakah ada Royalti? Tanya salah satu peserta . Jawab: Penerbit Andi Offset royaltinya 5-10%. Peluang besar sebenarnya ada di guru-guru SD yang jadi penulis, karena murid SD jumlahnya banyak sekali. Artinya, hidup bisa dijamin dari royalti. Yang menjadi guru SD paling untung, karena buku yang paling laku adalah buku SD. SMP lumayan agak banyak. SMA SMK lebih sedikit peminatnya. Terlebih buku untuk S2,S3 tidak banyak yang laku, terang  pak Onno sambil menggaruk-garuk kepalanya.

Pertanyaan berikutnya, bagaimana mencetak buku digital ?, Jawab: Sederhana, tinggal Save As PDF saja  file wordnya atau Print As PDF. Buku digital bentuknya PDF. Cukup sampai di situ sudah jadi buku digital. Selanjutnya diupload ke website atau disebar di  WhatssApp, kata pak ono sembari tertawa. Ingat, menulis buku yang bisa laku dijual, tidak harus bukunya bagus. Salah satu pemikat penerbit adalah jumlah follower yang banyak di medsos, karena ini bisa meyakinkan penerbit bahwa pembacanya banyak. Cover buku berperan banyak dalam penjualan buku. Penerbit ANDI Offset biasanya merancang cover buku. Penulis hanya perlu menyiapkan materi.. Penulisan buku bisa menggunakan Ms Word di Windows atau Libre Office Writer di Linux.

Jika anda berniat menerbitkan buku digital bisa ber-ISBN. ISBN bisa dikeluarkan dari sekolah, tidak hanya dari penerbit. Maksudnya adalah sekolah bisa jadi penerbit, tidak harus jadi penerbit sungguhan. Nanti Perpusnas akan mengeluarkan izin agar sekolah mengeluarkan ISBN. Namun, setiap kali akan mengeluarkan ISBN, sekolah  harus mengajukan buku ke Perpusnas untuk diberikan ISBN. Bagi guru PNS, buku ber-ISBN bisa untuk pengajuan Penilaian Angka Kridit (PAK), lumayan bisa menambah penghasilan kelakar beliau.

Disarankan jangan sembarangan meng-copy paste konten yang memiliki Copyright (Hak Cipta),  karena bisa bermuara ke ranah hukum. Sebaiknya menggunakan konten yang berbasis creative commons licenseCreative Commons menyediakan karya kreatif yang tersedia untuk orang lain secara legal agar dapat digunakan kembali dan dibagi secara luas. Konten dengan lisensi Creative Commons  bisa dicek dan digunakan di https://creativecommons.org. Tapi meskipun gratis tetap jangan lupa menuliskan sumbernya untuk sekedar ucapan rasa terima kasih, kepada penulisnya, jelas  pak Onno dengan senyum khasnya.

Pada akhir penyampaian materi pak Onno berpesan tips agar buku kita lolos penerbit adalah buku yang laku “laris” di publik. Buatlah buku pegangan siswa, karena buku pegangan siswa banyak diminati dan lebih banyak laku dipangsa pasar. Dengan demikian  penerbit akan lebih tertarik pada tulisan kita. Bapak ibu yang menginginkan cara membuat modul mata pelajaran masing-masing bisa langsung menghubungi via email saya saja.

Profil beliau :
Onno Widodo Purbo lahir di Bandung 17 Agustus 1962 adalah seorang tokoh dan  pakar dibidang teknologi dan informasi, penulis, pendidik, dan pembicara seminar. Sebagai seorang aktivis Onno dikenal dalam upaya memperjuangkan Linux. Karya inovatifnya diantara ya adalah wajanbolic, sebagai upaya koneksi internet  rumah tanpa kabel dan RT/TW-NET sebagai jaringan komputer  swadaya masyarakat untuk menyebarkan internet murah, serta penerapan open BTS. Beliau betul-betul menguasai IT sehingga dalam penyampaian materi  sangat menarik, dan beliau selalu “smile”, pokoknya kalem deh tapi mudah ditangkap dari pembicaraannya. Memang rasa berbagi ilmu semua “dicurahkan” tanpa ada yang dirahasiakan,  luar biasa dan keren banget.

Silahkan yang akan mengenal dan akrab dengan beliau bisa mengunjungi: Twitter@onnowpurbo,laman https://lms.onnocenter.or.id atau bisa berwira-wiri ria ke Channel YouTube Onno Center di : 


Muh. Taufiq


SMAN 1 Semanu, Gk. D.I. Yogyakarta