Kamis, 30 April 2020

Resume Pertemuan ke-22


RABU 29 APRIL 2020

TIADA HARI TANPA MENULIS
(Dari Catatan Kecil Menjadi Tulisan Ngetop)



RESUME

PERTEMUAN KE 22, Hari: Rabu, 29 April 2020 Kuliah dimulai 13.00 WIB – 15.00 WIB
Moderator langsung dipimpin omjay. Di waktu bulan puasa sebetulnya antara jam 13.00 – 15.00 adalah waktu enakan untuk istirahat siang. Jujur aku sangat ngantuk sekali, tapi karena materi sangat bagus, aku tetap mengikutinya. Mataku tinggal 10 watt. ehem.

Profil beliau :
Dr. Uswadin, M.Pd.
Lahir di Brebes, 15 Maret 1968
Pendidikan MP S3 UNJ
Guru SMP Labschool Jakarta, dan Kebayoran.
Kepala SMP Labschool Cibubur 2011 sd 2019
Pengembang Labschool UNJ
Menikah dikarunia 2 anak
Tinggal di Matraman Jakarta Timur
Email: dinuswa15@gmail.com
Motto Bermanfaatlah untuk sesama                                                      

Beliau memberikan contoh dari catatan kecil, bisa dibilang kertas orek-orekan.
Ini adalah contoh ide yg saya tulis di buku kecil sebelum hilang dan sebelum menjadi tulisan lengkap.
Ide ini muncul saat saya sedang santai dan karena khawatir hilang... maka langsung saya ambil ballpoin dan buku kecil utk mencatat poin-poin apa yg terlintas dalam kepala.
Setelah poin-poin tersebut tertulis maka...pada waktu dan suasana yang tepat kita bisa tulis ide tersebut.

Catatan kecil tadi setelah jadi tulisan menjadi seperti ini:

Mengambil Hikmah dibalik Pandemi Covid-19

Adanya sebuah keyakinan bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini adalah karena Allah swt akan memberikan hikmah di dalamnya. Allah telah berfirman dalam kitab suci yang artinya : Tidak ada sesuatu yang sia-sia dari penciptaan Allah (QS 3: 191). Allah berkehendak atas segala sesuatu yang terjadi di bumi ataupun di langit, karena Dia adalah maha berkehendak (QS 85:16). Peristiwa terjadinya Corona Virus di daerah Wuhan China di penghujung tahun 2019 dan akhirnya melebar hampir menyentuh seluruh negara di dunia sehingga menjad wabah pandemik yang dikenal dengan Pandemik Covid-19. Wabah virus Corona telah merubah dunia secara mendadak, suasana keramaian yang semula terjadi di seluruh belahan dunia menjadi kesunyian yang merata, aktivitas sekolah dan perkantoran di rubah menjadi bekerja dan belajar di rumah, perusahaan dan industri terpaksa berhenti sesaat, dan beberapa berdampak lahirnya pemutusan hubungan kerja (PHK), pertumbuhan ekonomi melambat dan berimbas kepada menurunya kemampuan ekonomi masyarakat khususnya masyarakat kalangan bawah. Bahkan aktivitas keagamaan yang sakral pun yang semula dilakukan di tempat ibadah dilaksanakan di rumah. Bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan belajar di rumah (work from home and home  learning).
Kebijakan social distancing dan physical distancing yang diterapkan dengan adanya karantina wilayah atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam rangka mencegah penularan telah diterapkan di berbagai daerah. Karena pola penyebaran virus ini sulit dideteksi sehingga menghindari kontak langsung dengan orang lain pada saat sekarang sangat disarankan. Semua orang mempunyai potensi untuk menularkan virus ini, karena penyakit ini kadang ditularkan oleh Orang Tanpa Gejala (OTG) yang telah berinteraksi dengan orang yang terpapar virus. Penyakit ini memang tidak memandang strata sosial, pejabat tinggi atau rakyat biasa, ras, negara, bahkan agama, semua memiliki potensi yang sama terpapar. Negara-negara maju dan terkenal bersih di Eropa dan Amerika-pun tidak luput dari virus ini. Bahkan menurut data Worldometer per 24 April 2020 pukul 00:31 GMT, Amerika menjadi episentrum wabah ini karena korban yang sangat banyak dan jumlah positif mencapai 879.598 kasus, meninggal 49.812 dan sembuh 85.679 orang.(https://www.worldometers.info/coronavirus/country/us/).
Kebijakan-kebijakan strategis telah diambil oleh pemerintah negara-negara di dunia, tidak terkecuali Indonesia untuk dapat menekan penyebaran virus corona dan mengatasi dampak-dampak yang timbul dari akibat virus. Beberapa langkah tersebut antara lain menerapkan PSBB, menetapkan Work From Home, belajar di rumah (home learning), menyiapkan Rumah Sakit Darurat, Pembatasan angkutan umum, keharusan menggunakan masker, memberikan bantuan sosial kepada warga terdampak, dan yang terakhir adalah pelarangan mudik menjelang lebaran yang merupakan tradisi turun temurun di Indonesia.
Hal-hal di atas merupakan dampak-dampak yang muncul karena adanya wabah virus Corona ini. Namun dibalik itu semua ternyata ada dampak-dampak positif yang ditimbulkan oleh adanya virus corona ini bagi manusia, bumi dan alam semesta. Beberapa dampak positif atau hikmah yang muncul antara lain:
-Lahirnya kembali kesadaran akan pentingnya peran pendidikan di keluarga, bahwa peran orangtua dalam mendidik anak, adalah kewajiban yang utama dan pertama.
-Kedekatan dan keakraban keluarga semakin erat, dalam kondisi biasa, anak-anak kurang mendapat perhatian orangtua karena kesibukan orangtua di luar rumah untuk mencari penghasilan/ berusaha. Namun dengan work from home, orang tua dapat menemani anak-anak dan bersama di rumah dalam waktu yang cukup lama.
-Kesadaran kebersihan masyarakat semakin membaik dengan lahirnya kesadaran mencuci tangan dan menerapkan pola hidup bersih, bijak pada saat batuk dan bersin serta adanya kerja bakti membersihkan rumah dan lingkungan serta penyemprotan disinfektan di lingkungan.
-Adanya kesadaran dari masyarakat bahwa mendidik anak ternyata berat, banyak orangtua selama home learning merasa kesulitan mendampingi anak-anaknya belajar di rumah. Mereka ingin segera kondisi normal sehingga anak-anak bisa kembali ke sekolah dan belajar di sekolah. Demikian pula dengan anak-anak yang merasa belajar di sekolah lebih menyenangkan, karena bisa bertemu dengan kawan-kawan, guru dan lingkungan yang lebih luas.
-Guru-guru menjadi akrab dengan teknologi untuk pembelajaran, yang semula belum terbiasa menggunakan berbagai aplikasi dan beberapa tools untuk e-learning atau menggunakan gawai untuk pembelajaran maka sekarang hampir semua guru menjadi akrab menggunakan perangkat tersebut, ada yang menggunakan aplikasi dari google, ada zoom cloud meeting, web sekolah, whats app group, email dan lain-lain. Tuntutan pelayanan dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama Belajar dari Rumah (BDR) maka guru mau tidak mau harus menggunakan TIK dalam pembelajaran.
-Polusi udara di kota-kota besar dunia menurun dan udara lebih sehat dan bersih. Beberapa negara di dunia dilaporkan bahwa kualitas udara dengan kebijakan work from home yang membatasi aktivitas manusia. Menurut data Satelit Copernicus Sentinel-5P baru-baru ini memetakan polusi udara di Selruh Eropa serta China mengungkapkan adanya penurunan yang signifikan dalam konsentrasi nitrogen. (liputan6.com)
-Bumi semakin menjadi lebih baik karena getaran bumi semakin berkurang. Dikutip detikINET dari CBS, periset yang memantau pergerakan Bumi menyebut bahwa disetopnya sistem transportasi, bisnis dan kegiatan manusia lain berkolerasi dengan getaran Bumi lebih rendah dari biasanya.
-Menurunnya emisi gas rumah kaca dan perbaikan lapisan Ozon. Sebagaimana dilansir dari Tehran Times, sejak awal 2020, banyak orang mengalami hal tak terduga. Untuk pertama kalinya secara berturut-turut, emisi gas rumah kaca, konsumsi bahan bakar fosil, lalu lintas udara, darat dan laut secara drastis telah menurun. Keadaan tersebut membuat emisi gas rumah kaca pada Maret 2020 menjadi sama kondisinya dengan 1990-an, yaitu 30 tahun yang lalu. Menurut Darvish, menurunnya pergerakan manusia di alam dan lingkungan luar ruangan secara signifikan mulai mengurangi jumlah polusi suara dan gempa bumi.
(https://www.kompas.com/global/read/2020/04/22/064100670/bumi-rayakan-kondisi-terbaiknya-di-tengah-wabah-virus-corona?page=all.)
-Satu hal yang baik dari adanya musibah corona adalah, munculnya solidaritas sosial yang tumbuh di kalangan masyarakat. Kesadaran berbagi kepada yang membutuhkan muncul di berbagai komunitas dan masyarakat. Ada pesan yang menarik dari peristiwa ini, walaupun fisik berjauhan namun hati dan perhatian selalu dekat.
-Kesadaran membantu para petugas kesehatan yang dilakukan oleh beberapa kalangan masyarakat karena adanya kesadaran bahwa para petugas kesehatan adalah garda penting dalam mengatasi dan menyembuhkan wabah covid-19. Bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang semakin mahal harganya karena terbatasnya persediaan, bantuan masker serta hand sanitizer sampai kepada bantuan baerupa makanan dan minuman serta buah-buahan untuk mendukung stamina para petugas kesehatan. Kondisi ini baru terjadi saat adanya wabah virus corona ini, dan sebelumnya masyarakat sangat jarang membantu petugas kesehatan dalam kondisi normal.
Demikianlah beberapa hikmah yang dapat diambil dengan adanya wabah virus corona. Banyak kejadian yang menyedihkan namun tidak sedikit juga yang memberikan kabar kegembiraan dan kebaikan bagi kehidupan manusia pada masa mendatang. Yang utama bagi kita semua sekarang adalah, tetap berpikir positif, menjaga kesehatan, menggunakan masker jika keluar, jaga jarak dan lebih baik di rumah (stay at home and keep health), serta peduli dengan masyarakat yang membutuhkan.
Memasuki Ramadhan 1441 H marilah kita perbanyak berdoa kepada Allah swt agar musibah covid-19 ini dapat segera berlalu dari bumi tercinta, dan kehidupan dapat normal kembali dengan suasana yang lebih sehat, lebih peduli dan lebih bahagia. Pasti ada rencana Allah yang indah untuk kehidupan manusia yang akan datang. Inna maal usri yusro, wa inna maal usri yusro. Bersama kesulitan ada kemudahan dan bersama kesulitan ada kemudahan.

Tulisan yg telah kita buat maka bisa di bagikan ke publik bisa melalui blog kita atau melalui media sosial yang lain seperti fb atau media cetak atau online.
Tulisan yang sudah jadi saya coba kirim ke media on line dan alhamdulillah bisa diterima oleh redaksi. Saya mencoba kirim ke beberapa media on line dan ternyata diterima juga. Selamat mencoba dan pasti bisa. Sukses selalu...

Kalau ada yg mau tanya dipersilahkan menghubungi wa omjay di 08159155515
Dilanjut penyampaian pertanyaan oleh teman-teman peserta kuliah online belajar menulis bersama PB PGRI yang hebat dan luar biasa, (N)=Tanggapan dari narasumber diantaranya:

Pertanyaan 1, Mohon ijin tanya pak Uswadin..Kalau hasil sebuah penelitian ilmiah mau dijadikan Buku populer, apakah ada persyaratannya. Terima kasih. Wass wr wb. (N)=Wah ini bagus sekali kalau dilakukan. Karena kalau hasil penelitian data dan faktanya sdh bisa dikatakan valid. Berbeda dg yg baru opini saja. Jadi bisa saja dijadikan tulisan populer tinggal pengemasan yang lebih mudah dibaca dan difahami. Carannya antara lain dapat dilakukan dengan 1. Mengambil latar belakang dari penelitian ditulis lagi di bagian pendahuluan dengan bahasa yg simpel saja. Bisa dipecah menjadi 2 bab. 2. Menyampaikan penemuan penting atau ide penting apa dari penelitian tsb. Ini bisa di bagi menjadi 3 atau 4 bab. 3. Rekomendasi apa dari penulisan tersebut dalam 1 bab. 4. Penutup atau kesimpulan jadikan 1 bab. 5. Tambahkan gambar atau foto atau data yg membuat tulisan menjadi lebih menarik.

Pertanyaan 2. Assalamu'alaikum. Luar biasa Pak Uswadin. Karya melimpah, tulisan panjang dan tetap memesona. Kalau saya mencoba menulis, pendek saja terasa kurang memesona. Apalagi yg panjanggg begitu. Tampaknya tulisan Bapak mengalir deras spt hujan lebat hingga membanjir. Bgm trik agar tulisan kita mengalir dan memesona? Terima kasih.Isminatun, Sukoharjo. (N)=Bu Ismi... saya sdh membaca blog ibu...tulisannya juga sdh bagus.Menulis menulis dan belajar menulis. Saya juga masih belajar. Yg penting jgn dipaksakan kalau sdg tidak mood. Suasana batin sgt mempengaruhi dalam menulis. Sebelum di upload mimimal baca 3x dan nanti kita akan menemukan kekuranagnnya. Syukur kalau ada kawan yg mau baca sebelum di upload

Pertanyaan 3, Assalamualaikum Pak uswadin, saya Yeni dari pati. Kalo mau mengirim tulisan ke media online apakah ada persyaratan tertentu? Kalo boleh, minta link atau chanel agar bisa mengirimkan tulisan. Terimakasih Wass Bu Yeni...
(N)=Kalau mau kirim tulisan media online bisa lihat di bagian redaksi dan tata cara mengirim artikel di media tsb. Media online sangat butuh tulisan utk konten2 mereka.

Pertanyaan 4, Assalamualaikum Pak Uswadin, mohon arahan bagaimana strategi menulis menulis sebuah artikel untuk dimuat media cetak. Dede Idawati, Gresik
(N)=Strategi yang dilakukan adalah memantas-mantaskan dulu tulisan kita.
Jika sdh dinilai layak maka akan diterima...karena kita juga bersaing dg tulisan2 lain.
Ditolak atau tidak diterima jgn membuat kita putus harapan. Apalagi sekarang hanya modal email.

Pertanyaan 5. Terimakasih pak Uswadin, materi yang sangat menarik, Belajar, belajar dan belajar menulis, bagaimana caranya menuangkan ide itu bisa mengalir, saya sudah mencoba, suatu saat buntu, hilang ide itu, klo boleh share sedikit lagi pak, terimakasih. Lusia Curup. (N)=Menuangkan ide agar mengalir kita buat runtutan dulu dalam kinsep2 kita. Setelah kita anggap runtut baru tuangkan dalam tulisan. Setelah tulisan jadi kita baca2 dan baca... kemudian tinggal bebrapa waktu 1 atau 2 jam baru kita baca lagi. Saya menulis yg di atas memerlukan waktu 4 jam dari konsep menulis dan koreksi sampai jadi.

Pertanyaan 6. Assalamualaikum..senang sekali bisa belajar dengan Bapak Uswadin. Mau nanya. Berapa lama 1 ide yang didapat bapak kemudian diterjemahkan dalam bentuk tulisan? Setelah tulisan2 itu terkumpul berapa lama bapak dapat membuatnya menjadi buku dan bagaimana cara menyatukan ide2 terserak yang didapat tadi? Suheri Tangerang. (N)=Pa Suheri... ide yg ditulis menjadi tulisan bergantung kita dan kesempatan serta kemauan kita. Seperti contoh coretan saya dapat malam hari waktu tidak bisa tidur karena ada ide.... jadi sekitar pkl 01.00 saya tuangkan ide tsb di kertas. Dan akhirnya saya bisa tidur. Dari coretan tsb saya memakan waktu 3 hari mencari waktu dan kesempatan yg pas dan tepat. Setelah itu saya tulisskan lebiih kurang 4 jam spt jawaban sebelumnya. Menjadi buku tinggal kita mengkompilasi dari blog kota atau tabungan tulisan  kita, ini tergantung kita bisa tahunan. Buku sekolahku inspirasiku 4 th

Pertanyaan 7. Asw pak, saya Candra dari Langkat-SUMUT...bs diceritakan pnglmn bpk tentang tulisan pertama bpk yg diterima media online ataupun cetak? Menurut bpk sebagai guru, bagaimana kondisi ruang yang diberikan bagi kita para guru untuk mempublish tulisan kita? Terimakasih sblmny pak
(N)=Pengalaman pertama di terima tulisan kita di media...sangat senang sekali....kalau tidak salah saya menuliskan judul doa guru honor naik haji.

Pertanyaan 8, Assalamualaikum perkenalkan saya Rizky Satrya guru SDN DOYONG 1 Tangerang.Izin bertanya. Bagaimana cara membangun kepercayaan diri dalam menulis?
(N)=Pa Rizky... awal memang tidak percaya... tapi terus saja menulis menulis dan belajar menulis...nanti kita akan mendapat kepercayaan diri. Gaya menulis orang tidak sama pasti ada sisi-sisi lain yg dimiliki kita.

Pertanyaan 9, Assalamu'alaikum. 1.Apa yang harus dilakukan jika di tengah proses menulis tiba-tiba blank tidak bisa melanjutkan tulisan, 2.Bagaimana caranya agar penulis  bisa konsisten menulis 3.Bagaimana ciri tulisan yang disukai banyak orang.
(N)=Jika saat menulis nge blank, maka tanda kita perlu istirahat, otak dan kemampuan kita juga punya keterbatasan jadi perlu rest atau rilek dulu. kalau sdh fresh tinggal lanjut. Jangan maksakan kalau lagi nge blank nulis, bisa stress sendiri. Jadikan menulis sebagai hiburan. 2. Unuk konsisten memang berat, saya pun belum bisa setiap hari menulis, karena jangan memaksakan kalau memang kita belum ade ide, menuliskan hal-hal yang biasa ditulis terus bisa membuat pembaca bosan untuk membacanya. 3. Caranya ya kita sering baca tulisan orang-orang yang bagus sehingga terpengaruh dan terbawa bagus. berlatih, berlatih dan berlatih.  Minta saran dari orang lain juga bagus juga.

Pertanyaan 10, Slmt Sore Pak Uswadin, kmbli sy disegarkn dgn materi hari ini, mnurut pngalman Bpk. Bgamna mngatasi rasa tdk percaya diri dgn ap yg ditulis ? Trima Ksih. -Bernad-Toraja
(N)=Pa Bernard, rasa tidak percaya diri pasti muncul pak. itu alamiah.... sama pada saat orang baru beljajr pidato, sudah bisa berdiri tenang di panggung saja sudah bagus. Nah untuk menulis pun demikian perlu latihan dan latihan, nanti kita akan merasa kalau sudah terbiasa maka ada kenikmatan sendiri menulis. Di situ akan muncul percaya diri.

Pertanyaan 11, Mat sore Pa Uswadin. bagaimana mengembangkan ide menjadi sebuah tulisan, jika ide yang muncul kapan saja itu mengandung banyak hal yang tidak berhubungan? (Benny Belang - Kupang)
(N)=Pa Benny Belang, wah kalau banyak ide tinggal ditangkap saja itu bagus pak. Tuliskan ide2 tadi dan kumpulkan mana yang setema atau serupa bisa mendukung ide lain. Jika idenya berbeda 180 derajat maka itu bisa menjadi tulisan yang banyak. Misal Covid 19 dengan disiplin, dengan tradisi, dengan ekonomi dengan pendidikan ini bisa menjadi banyak tulisan.

Pertanyaan 12, Selamat siang Bapak mohon ijin bertanya kalau kita menulis dan membuat sketsa / gambaran dari apa 2 yang akan kita tulis dan wujud dari tulisan seperti yang bapak sampaikan bisa cerpen, puisi, lagu terkadang resep masakan . Bagaimana saran Bapak untuk blog yang  akan kita kelola ?  Apakah hanya satu macam atau bisa bervariasi? Terimakasih Prihariyani,Semarang
(N)=Untuk maslah tersebut bergantung Ibu, namun kalau kita membuat satu blog sebenarya ngga masalah tapi ciri khasnya kurang, sarannya saya ibu bisa manfaatkan sarana lain misalnya menggunakan wordpress untuk resep, kompasiana untuk cerpen, blog untuk puisi dan lagu. namun kendalanya kita harus sering juga mengunjungi akun2 tsb. untuk awal satu blog juga tidak apa2, jika menarik akan di baca orang, kita bisa melihat statistik tulisan kita berapa yang baca dan darimana saja. Blog saya sekitar PPKn, Pendidikan dan Kehidupan Sekolah.

Pertanyaan 13, Terima kasih kepada Pak Dr. Uswadin, M.Pd.,  atas sumbang pemikiran dan motivasinya. Saya selalu terbentur  pada ending tulisan. Ada faktor kegagalan untuk menemukan ending yang baik, bagaimana mengatasinya, Pak? O,ya saya lebih menyukai menulis fiksi/ wacana naratif. Hamdani – Kepri.
(N)=Gagal pernah, waktu masih mengirimkan tulisan pakai kertas belum email, sudah modal ngetik, prangko, ya karena belum pernah nembus, sementara ada teman yang sudah bisa tembus.  Tetap berusaha, dan Allah akan menghargai usaha kita dari jalan yang tidak disangka sangka

Pertanyaan 14, Assalamualaikum wr.wb kuliah hari ini sulit berkata kata. Belajar, belajar dan belajar menulis setiap hari. Rasanya saya masih baru belajar padahal sejak 39 tahun yang lalu saya belajar tapi tulisan hasil belajar banyak yang hilang tak berbekas. Itu kesalahan saya karena saya baru belajar, belum sampai belajar, belajar dan belajar menulis. Terima kasih pa moderator dan bapak narasumber hari ini, semoga saya bisa terus belajar, belajar dan belajar menulis sehingga bisa mengikuti jejak para penulis handal. Pertanyaannya  Kalau saya menuliskan kumpulan studi kasus hasil pembelajaran di kelas tiap materi pelajaran nanti masuk ke jenis buku apa ya?. Terima kasih. Wassalam. (N)=Unih, Subang Pa Hamdani, luar biasa menulis fiksi itu perlu kretivitas dan imajinasi yang tinggi, saya senddiri belum pernah menulis fiksi. Untuk membuat ending setahu saya ada beberapa pendekatan; 1, pembaca penasaran, ini berarti akan ada lahir tulisan berikutnya, 2. pembaca sampai kesimpulan ini berarti ending bisa dibuat happy ending atau sad ending atau normal, 3 apakah ingin ada pesan moral yang iingin disampaikan. Siapkan bapak pas pada piihan yang mana. Tulisan belum sempurna kalau tidak ada penutupnya. Pada contoh tulisan saya , saya ingin agar kita tetap optimis dan husnudzon kepada Allah, inna maal usri yusro wa inna maal usri yusro. Waah ini menarik juga, kalau studi kasus ibu bisa membuat buku tentang studi kasus, buku2 studi Kasus dari K Yinn dan Boldan bisa untuk referensinya, kasus2 itu menjadi lampirannya, keren. Misalnya Studi Kasus dalam Pendidikan di SMP, pendekatan terori dan praktik.

Pertanyaan 15, Assalamualaikum pak uswadin .aku tanya  bgmn tips menulis panjenengan kok bisa menulis dg  mengalir begitu saja  dan panjang sekali. Mhn penjelsan. Trima ksih. Mukminin Lamongan. (N)=Pak Mukminin Lamongan, saya juga masih belajar pak. seperti disampaikan di atas belajar, belajar dan belajar.... jangan nyerah, tapi jangan diaksa juga bisa spaneng. Pelan tapi sampai dan jangan ingin cepat jadi tulisan.

Pertanyaan 16, Om Jay...tolong sampaikan pertanyaan saya ke pak Uswadin...bahwa dalam menulis selain menggunakan bahasa baku yg baik dan benar apakah diperbolehkan juga menggunakan istilah2 kata2 yg unik/nyeleneh misalnya
Matur nuwun. Rachmi H dari SMKN 1 TEGALSARI – BWI. (N)=Untuk pertanyaan Rachmi H, kalau menulis resmi sebaiknya menggunakan bahasa Indonesia standar, kalau yang ngga standar di WA dengan teman yang sdh fmiliar. Mtr bisa dibaca motor atau matur atau muter, nah...jadi bingung apalagi bahasa kita ada ratusan yang setiap kata tidak sama untuk setiap daerah.

Pertanyaan 17, Ass. Mau bertanya. Berapa lama mengumpulkan konsep atau ide suatu tulisan untuk  dijadikan satu buku menurut pangalaman bapak. Muh. Said Makassar. (N)=Pa Said, tergantung kita pak, kalau saya ada yang satu tahun ada juga yag 4 tahun. bisa mengambil momen2 penting sehingga buku kita pas dan diperlukan orang.

Pertanyaan 18, Assalamu'alaikum Pak Uswadin
Untuk menjadi penulis Perlu kreatifitas dan kualitas agar tulisan kita bisa diterima oleh media baik online maupun cetak. Apa kiat2 khusus untuk menumbuhkan kreatifitas agar tulisan berkualitas..?. Pak Etik Nurinto  Kabupaten Pemalang
(N)=Pa Etik, untuk menimbulkan kreativitas kita memnag harus baca juga tulisan orang lain dan mencari literatur pendukung baik text book maupun dari internet. kemudian kita ramu sesuai dengan kemampuan kita dan gaya menulis kita. Insya allah pa Etik bisa. Jangan kalah sebelum mencoba.

Pertanyaan 19, Selamat sore Pak uswadin, saya dayu sastrika dari bali, adakah tehnik khusus atau trik-trik merangkai suatu kalimat untuk menulis, saya kadang merangkai kata-kata bermasalah, misalnya membuat ptk, terima kasih. (N)=Pa Dayu Sastrika..... trik merngkai suatu kalimat, sesuai kaidah dasar bahasa Indonesia, ada SPO dan adanya keterpaduan dan keruntutan kalimat satu dengan yang lain. Hindari membuat paragraf panjang apalagi sampai satu halaman. Idealnya dalam 1 halaman ada minimal 2 sd 4 paragraf. sehingga pembaca tidak lelah. Dicoba terus dan terus di coba lama2 bapak terbiasa. Sukses selalu pa Dayu, dari pulau dewata.

Pertanyaan 20, Tahun ini saya menang sebagai kepala sekolah berprestasi juara 3 di Kota Yogyakarta. Saya agak kesulitan menulis karya ilmiah. mungkin Bapak punya tehnik bagaimana cara mengembangkan sebuah karya ilmiah. Astuti Yogyakarta. (N)=Selamat bu Astuti, keren sudah juara 3. Ada kiat sederhana untuk meningkatkan kualitas tulisan kita, yaitu dengan membaca juara 1 tingkat nasional atau provinsi di Indoesia,. nanti juga menjadi lebih bagus. Sekali lagi selamat dan kalau bisa adan keunikan atau ke khasan yang baru dari tulisan yang diangkat ini menjadi daya tarik Juri.

Pertanyaan 21, Assalamualaikum.yang berbahagia Dr.Uswadin mau tanya 1.Agar tetap percaya diri dalam berkarya menulis bagi tips2nya kepada kami pemula ini?. 2.berapa lama Dr.Uswadin beljar menulis hingga dpt di terima pembaca khususnya penerbit?. Dari. ANDY MUHTADIN- BABEL..TRIMS BANYAK. (N)=Pa Andi di Babel, lumayan lama pa. kita latihan di blog sendiri saja, kalau di blog sendiri langsung di muat karena redaksinya kita. Untuk percaya diri sudah dijawab di ertanyaan sebelumnya, tetap belajar, belajar dan belajar menulis. Jika terbiasa  akan jadi nikmat.

Pertanyaan 22, Assalamualaikum wr wb, mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, Bertanya, Bu Iez dari Lumajng Menurut pengalaman Bapak selama mencoba menulis berapa lama bapak gagal dlm menulis terutama yg diinginkan di media massa
(N)=Gagal pernah, waktu masih mengirimkan tulisan pakai kertas belum email, sudah modal ngetik, prangko, ya karena belum pernah nembus, sementara ada teman yang sudah bisa tembus.  Tetap berusaha, dan Allah akan menghargai usaha kita dari jalan yang tidak disangka sangka.

Pertanyaan 23, Assalaamu'alaikum pak Uswadin, saya Sri indayani dari Lamongan. saya mau bertanya. dari keempat langkau untuk dapat menulis dengan baik, yang masih menjadi kendala bagi saya yg pertama menemukan ide, yg kedua merasa kesulitan untuk membuat kata-kata atau kalimat apalagi mengembangkan sampai panjang seperti yang dicontoh. bagaimana cara mengatasi kendala yang saya alami tersebut pak? (N)=Bu Sri Indayani, ya kadang ide datang nya ngga diduga, makanya pada saat muncul ide, tulis saja poinnya di buku atau kertas biar ngga hilang atau lupa, yang kedua dalam merangkai kalimat bisa dibantu ddengan mengutip pendapat atau dari kitab suci atau dari teori, nah kita bisa kembangkan . Usahakan ada keruntutan atau kekoherensian antar kalimat, insya allah enak dibaca. Jangan menyerah pada saatnya kita akan tersenyum dengan tulisan kita. https://chat.whatsapp.com/Es3bRb8tgvK0Pkai2N1l7F

Pertanyaan 24, Ass.wrb. Saya Alfi Nuazah dari SMA NEGERI 1 LECES. Saya berterima kasih bapak Uswadin atas sharingnya tentang penulisan, yg ingin saya tanyakan gmn mengatasi writting block..atau tiba-tiba ide kita macet ketika menulis? Makasih. (N)=Bu alfi Nuazah, jawaban saya sudah ada di pertanyaan sebelumnya. inti kalau menghadapi kesulitan sehingga kita mandeg atau berhenti, sebaiknya berhenti duu. Tinggalkan dan kita rileks, bisa satu jam atau beberapa hari, setelah ada ide lagi bisa kita lanjutkan. Jangan memaksakan menulis kalau sudah mentok, bisa spaneng. pakai terori lmain layangan bisa juga....kadang-kadang kendor dan kadang kenceng sesuai kondisi angin.... semoga bisa menjawab. Tetap semangat.

Pertanyaan 25, Terimakasih pak Uswadin, materi yang sangat menarik, Belajar, belajar dan belajar menulis, bagaimana caranya menulis agar terhindar dari plagiarisme, karena terkadang ide yg kita miliki ada unsur kemiripn dg ide org lain. Elly Mahayani.
(N)=Ibu Elly, sejujurnya tidak ada yang 100%  murni pemikiran kita. Jadi kalau pendapat kita sama dengan orang lain sangat mungkin, tapi kalau apa yang ditulis orang kemudian sama persis dan dianggap diklaim tulisan kita  maka itu plagiarism, oleh karena itu kita harus mencantumkan sumbernya jika mengutip pendapat orang lain. Dalam notasi ilmiah ini sudah diajarkan.

Pertanyaan 26, Assalamualaikum Wr wb..bapak ibu pembimbing belajar menulis yg saya hormati mohon arahan bagaimana strategi menulis karya fiksi...saya tiap mencoba untuk menulis karya fiksi tdk berlanjut.. Nama SUYATNO No.WA.081335505999 Asal sekolah SMK Negeri 1 Sambeng Lamongan Jawa Timur. (N)=Pa Suyatno, menulis fiksi memnag lumayan berat, karena perlu imajinasi yang tinggi, saya sendiri  belum bisa. Saran saya bapak baca2 dan pelajari karya fiksi yang populer nanti bapak akan dapat pelajaran berharga. Dan jangan menyerah, biasanya kalau ada tantangan akan menghasilkan hal yang bagus jika kita tetap melanjutkan ikhtiar kita. Pelaut ulung bukan lahir dari laut yang tenang gelombangnya. Wah keren pak Suyatno  satu tahun jadi buku, saya ada yang 4 tahun baru jadi buku. Apalagi dari tesis bapak. Keren sekali pak, tetap lanjutkan, kata pak uswadin dengan semangat !.

Pada akhir penyampaian materi dan tanya jawab beliau menyampaikan kata pamit kepada peserta belajar menulis, sekian dan mohon maaf apabila masih belum puas atas materi dan jawaban dari pertanyaan, selamat berbuka dan “jangan menyerah untuk bisa menulis, sebagaimana kita kecil tidak takut jatuh saat belajar berjalan”. Semoga Bapak Ibu semua sukses, amiiin ya rabbal alamiiin. Terima kasih pak uswadin. Semoga semakin bertambah ilmunya dan sehat selalu. Aamiin, tambah omjay mengakhiri juga kuliah online pada kesempatan siang sampai sore hari ini.Luar biasa, antusias peserta kuliah online belajar menulis bersama omjay. Terimakasih pak Uswadin atas ilmu yang diberikan kepada kami, semoga menjadi amal jariyah , terlebih ini di bulan yang penuh rahmat, berkah, dan maghfiroh bulan Romadlon 1441 H.

Muh. Taufiq
SMAN 1 Semanu, Gk, D.I. Yogyakarta


2 komentar: