Si
Hijau Berenang di Kolam Susu
Puasa romadlon
di tahun 1441 Hijriah bertepatan dengan tahun
2020 Masehi berbeda dengan tahun sebelumnya. Masjid dan musholla sepi karena
wabah corona yang dikenal pandemi COVID 19 yang melanda negara di dunia
termasuk Indonesia belum berhenti. Sholat teraweh pun tidak detegakkan di
masjid atau musholla, tapi dilaksanakan di rumah masing-masing. Kesemarakan di
bulan romadlon tahun ini dibilang.
Kegiatan
pengajian pengantar berbuka yang dikenal
Ta’jilan pun ditiadakan. Anak-anak TPA juga tidak ada aktivitas bersama di
tempat-tempat ibadah yang biasanya ramai dan semarak. Ngabuburit, menanti saat
berbukapun juga hanya dilaksanakan dirumah masing-masing. Penjaja makanan untuk
berbuka, yang biasa dikenal dengan pasar romadlon, kampung romadlon atau pasar “tiban”
yang menjajakan berbagai makanan dan minuman untuk berbuka puasa, semua sepi, ada
penjual tapi tidak banyak pembeli.
Tidak ketinggalan
dengan keluargaku, di saat bulan romadlon tahun ini, semua anggota keluarga
juga berkumpul dirumah. Dalam satu keluarga alhamdulilah bisa melaksanakan ibadah bersama baik sholat 5 waktu, sholat
teraweh sahur bersama dan buka puasa bersama. Pada hari ketiga romadlon kali
ini , keluarga kami berbuka dengan kurma, sayur oseng labu siyam, lontong,
tempe mendoan, rica-rica dan sate ayam, Minumannya sangat istimewa,”Si hijau
berenang di kolam susu”. Minuman jenis apa itu ?. Maksudnya buah alfukat
dipotong-potong dimasukaan dalam susu SKM dan es batu. Heem, Suegeer guys rasanya.
Penasaran ?. boleh di coba untuk menu
minuman buka puasa hari keempat besok, hehehe.(mtq).
Muh.
Taufiq
SMAN
1 Semanu, Gk, Daerah Istimewa Yogyakarta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar