Jumat, 17 April 2020

Resume ke 14 ( pertemuan ke-10 )


RESUME PERTEMUAN KE – 14
“ MELURUSKAN NIAT UNTUK MENULIS BUKU“
BERSAMA WIJAYA KUSUMAH (OMJAY)

( WIJAYA KUSUMAH )

Waduuuh…ternyata materi omjay juga diresume to, kataku sambil tanya memperjelas tugasnya. Ternyata dijawab oleh sekretaris Gelombang 7 kalau materi omjay juga tugas meresume. Mestinya materi ini masuk ke pertemuan ke 10. Tapi…maaf omjay…daripada merevisi resume yang lain ada beberapa pertemuan untuk resume Omjay saya masukkan pertemuan ke 14. Malam itu, Hari Sabtu, 11 April 2020, Omjay mengajak semua peserta WAG Belajar Menulis bersama PGRI menulis yang diprakarsai Omjay utk meluruskan niat agar bisa menerbitkan buku tidak hanya mengejar sertifikat. Kita ambil ilmunya. Mari kita mengucapkan bismilah…..semoga buku kita segera bisa.terbit  Insya Alloh kalau niat karena Alloh  akan mendapatkan barokah dan bermanfaat bagi banyak orang. Para narasumber yang hebat, merupakan pakar-pakar nasional di bidangnya. Bisa dibuka di blog “omjay.blog.wordpres.com”, atau video di “youtube.wijayalab.com
Sekilas profil nara sumber : Wijaya Kusumah , atau “Omjay”
Beliau seorang influencer, seorang blogger terkenal di Indonesia, seorang youtuber, seorang ketua PGRI , seorang guru TIK di sebuah sekolah di  Jakarta, dan masih banyak lagi prestasi , kejuaraan yang beliau sandang dan jejak sukses beliau di dunia tulis menulis.

Grup WA belajar menulis bersama Omjay di bawah yang selalu membangkitkan imajinasi, inspriasi, kita untuk dapat berinovasi, berkreasi dengan tulisan-tulisan kita, Di grup ini banyak membahas tentang bagaiamana menjadi seorang blogger pemula yang akhirnya sukses?  Bagaimana menjadi seorang youtuber kondang? Bagaimana mencari ide dalam menulis? Bagaimana menulis tanpa ide? Bagaimana  menulis hingga diterbitkan menjadi sebuah buku ? Bagaimana mendesain pembelajaran jarak jauh yang efektif ? Bagaimana membangun personal dan kreativitas  branding yang hebat ? Bagaimana dasar-dasar menulis ? Bagaimana menulis momen  special kala mengajar ? Dan masih banyak lagi ilmu, pengalaman, wawasan seputar tulis menulis baik di media cetak maupun media sosial yang dibahas, dikupas tuntas dalam grup ini.

.Keren…, luar biasa suntikan spirit yang Om Jay selipkan di antara materi -materi yang sudah disampaikan.  Inilah paparan dari Om Jay tentang “ Meluruskan  Niat Menerbitkan Buku “ yang berhasil saya resume. Rangkaian kata yang disusun menjadi kalimat mutiara ,  yang sangat menginspsirasi dari nara sumber Bapak Wijaya Kusumah yang akrab di panggil Omjay adalah “ Menulislah Setiap Hari, dan Buktikan Apa yang Terjadi !“

Ada 7 langkah yang harus anda tempuh untuk menjadi penulis buku best seller versi Eni Setiati, yang disampaikan omjay:
  1. Ingin menjadi Penulis Buku
  2. Tekun Berlatih
  3. Mulailah menulis
  4. Motivasi diri untuk menulis
  5. Pahami Teknik penulisan buku
  6. Kenali Bahasa Penulisan Buku
  7. Lakukan Riset menyeluruh

Memang benar apa yang dikatakan Om Jay  dalam tulisannya. Bahwa kalau kita setiap hari mampu menuliskan apa yang kita alami, kita dengar, kita lihat, kita rasakan tentang momentum-momentum di sekitar kita, disekeliling kita, maka akan membuat sesuatu yang luar biasa. Dari hasil-hasil tulisan kita yang setiap hari, sedikit-sedikit lama lama akan menjadi banyak, dengan tanpa terasa, tanpa kita sadari. Dari tulisan –tulisan tersebut kalau kita posting di blog atau dishare / dibagikan kepada orang lain, maka akan semakin banyak orang yang membacanya.  

Semakin akan membuat tulisan-tulisan kita dikenal, diminati, disukai, dicari dan akhirnya dikenang oleh banyak orang. Dan semua tulisan kita harus diarsipkan menjadi sebuah buku, agar ada jejak sejarah, rekam sejarah tentang kita dengan segala imajinasi , kreasi kita yang akan menginspirasi banyak orang. Selain memberikan kepuasaan batin, menulis itu juga dapat semakin menajamkan otak kita, pikiran / nalar kita, rasa kita, jiwa kita,. Dan tentu saja dengan menulis juga akan mendatangkan kepuasaan secara finansial, secara materi.  Dengan karya-karya tulisan kita, buku-buku kita yang diterbitkan akan mendatangkan royalty buat kita sebagai penulisnya.

Om Jay juga mengatakan bahwa ikatlah ilmu dengan cara menuliskannya agar tidak mudah hilang. Dan tentu saja mempostingnya di blog yang sudah kita buat agar banyak orang menbacanya lewat internet. Biasakan berbagi ilmu dan pengalaman dengan orang lain, terutama dalam bentuk tulisan.  Dan kita sudah mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman dari para nara sumber yang hebat-hebat di grup belajar menulis online ini , jangan hanya dimiliki sendiri , tetapi harus berbagi dengan yang lain. Kita harus  berkolaborasi antar teman, jangan mementingkan diri sendiri.  Tapi kita harus mengajak peserta lain yang masih kesulitan untuk menulis dan menerbitkan buku akan menjadi terbantu .

Kita semua yang tergabung dalam grup belajar menulis PGRI online adalah semua penggerak. Dan kita semua adalah guru penggerak yang akan menggerakkan guru-guru di sekitar kita, di seluruh Indonesia untuk giat dan semangat dalam menulis. Untuk menularkan ilmu keseluruh penjuru, dan akan semakin mencerdaskan kehidupan generasi kini, dan generasi mendatang dengan tetap berguru pada masa lampau. Sebaik-baik manusia  adalah yang mau belajar dan mengajarkan ilmunya kepada orang lain. Luar biasa, kalimat spirit dan bijak yang disampaikan oleh Om Jay.

Untuk dapat menulis dengan baik, dan tulisan kita menarik, maka terlebih dahulu kita harus cinta buku, harus banyak membaca. Karena dengan kurang membaca akan  membuat tulisan kita kurang berkualitas. Dan disini di grup belajar menulis online PGRI Menulis, kita semua ditantang untuk  berlatih menulis sebaik-baiknya. Sudah saatnya kita meluruskan niat kita untuk menerbitkan buku dari hasil tulisan kita. Mantapkan tekad untuk terus berkarya nyata dalam wujud sebuah buku. Dan dengan blog walking ( atau saling kunjung) ke blog teman yang lain / orang lain itu penting dilakukan agar kita dapat menemukan gaya menulis kita sendiri.
     
Om Jay juga mengatakan  bahwa berbagai momentum yang terjadi di sekitar  kita, yang kita alami, sayang jika tidak diabadikan dalam tulisan. Karena tulisan itu akan menjadi penanda sejarah bahwa kita pernah melakukan sesuatu .  Dan saat ini dunia pendidikan , juga aspek kehidupan yang lain sedang terkena dampak wabah virus korona, maka sebagai seorang guru , saat ini kita dihadapkan  pada pilihan. Dan pilihan itu mau tidak mau harus dilakukan. Yaitu melakukan pembelajaran daring / online. Semuanya belajar dari rumah. Dan kalau hal ini kita sajikan dalam sebuah tulisan , maka tulisan kita akan menjadi penanda sejarah yag akan menjadi catatan sejarah untuk tetap dikenang sepanjang jaman oleh generasi berikutnya.

Pesan Omjay:“Menulislah Setiap Hari, dan Buktikan Apa yang Terjadi!” Jika tulisan  kita ingin diterbitkan ,maka sesudah menjadi draft yang naskahnya lengkap dengan daftar isi dan kata pengantar., ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menerbitkan buku lainnya yaitu:
a.    Editing
b.    Sebelum ke penerbit harus di cek terlebih dahulu, termasuk  tata tulisnya
Setelah itu kita harus mampu meyakinkan penerbit bahwa buku yang kita tulis  akan banyak dibeli orang, akan banyak peminatnya / pembacanya. Kalau isi buku kita menarik dan ada peluang laku di pasaran maka penerbit akan menghubungi kita.  Demikian pemaparan materi “Meluruskan Niat Menerbitkan Buku” dari Omjay . Semoga bermanfaat bagi kita semua untuk segera mewujudkan tulisan kita dalam karya nyata berupa buku yang baik dan enak  dibaca. Omjay emang sangat kreatif, inovatif…sekaligus motivator, blogger dan youtuber yang handal.. Luar biasa…!

Muh. Taufiq
SMAN 1 Semanu, Gk, D.I.Yogyakarta


Tidak ada komentar:

Posting Komentar