RESUME
PERTEMUAN KE – 14
“ MELURUSKAN NIAT UNTUK MENULIS BUKU“
BERSAMA WIJAYA KUSUMAH (OMJAY)
( WIJAYA KUSUMAH )
Waduuuh…ternyata materi omjay
juga diresume to, kataku sambil tanya memperjelas tugasnya. Ternyata dijawab
oleh sekretaris Gelombang 7 kalau materi omjay juga tugas meresume. Mestinya
materi ini masuk ke pertemuan ke 10. Tapi…maaf omjay…daripada merevisi resume
yang lain ada beberapa pertemuan untuk resume Omjay saya masukkan pertemuan ke
14. Malam itu, Hari Sabtu, 11 April 2020, Omjay mengajak semua peserta WAG
Belajar Menulis bersama PGRI menulis yang diprakarsai Omjay utk meluruskan niat agar bisa menerbitkan
buku tidak hanya mengejar sertifikat. Kita ambil ilmunya. Mari kita mengucapkan
bismilah…..semoga buku kita segera bisa.terbit Insya Alloh kalau niat karena Alloh akan mendapatkan barokah dan bermanfaat bagi
banyak orang. Para narasumber yang hebat, merupakan pakar-pakar nasional di
bidangnya. Bisa dibuka di blog “omjay.blog.wordpres.com”,
atau video di “youtube.wijayalab.com”
Sekilas profil nara sumber : Wijaya Kusumah , atau “Omjay”
Beliau seorang influencer, seorang blogger
terkenal di Indonesia, seorang youtuber, seorang ketua PGRI , seorang guru TIK
di sebuah sekolah di Jakarta, dan masih banyak lagi prestasi , kejuaraan
yang beliau sandang dan jejak sukses beliau di dunia tulis menulis.
Grup WA belajar menulis bersama Omjay di bawah yang selalu membangkitkan
imajinasi, inspriasi, kita untuk dapat berinovasi, berkreasi dengan
tulisan-tulisan kita, Di grup ini banyak membahas tentang bagaiamana menjadi
seorang blogger pemula yang akhirnya sukses? Bagaimana menjadi
seorang youtuber kondang? Bagaimana mencari ide dalam menulis? Bagaimana
menulis tanpa ide? Bagaimana menulis hingga diterbitkan menjadi
sebuah buku ? Bagaimana mendesain pembelajaran jarak jauh yang efektif ?
Bagaimana membangun personal dan kreativitas branding yang hebat ?
Bagaimana dasar-dasar menulis ? Bagaimana menulis momen special kala
mengajar ? Dan masih banyak lagi ilmu, pengalaman, wawasan seputar tulis menulis
baik di media cetak maupun media sosial yang dibahas, dikupas tuntas dalam grup
ini.
.Keren…, luar biasa suntikan spirit yang Om Jay selipkan di
antara materi -materi yang sudah disampaikan. Inilah paparan dari Om
Jay tentang “ Meluruskan Niat Menerbitkan Buku “ yang berhasil saya
resume. Rangkaian kata yang disusun menjadi kalimat mutiara , yang
sangat menginspsirasi dari nara sumber Bapak Wijaya Kusumah yang akrab di
panggil Omjay adalah “ Menulislah Setiap Hari, dan Buktikan Apa yang
Terjadi !“
Ada 7 langkah yang harus anda tempuh untuk menjadi penulis buku
best seller versi Eni Setiati, yang disampaikan omjay:
- Ingin menjadi Penulis Buku
- Tekun Berlatih
- Mulailah menulis
- Motivasi diri untuk menulis
- Pahami Teknik penulisan buku
- Kenali Bahasa Penulisan Buku
- Lakukan Riset menyeluruh
Memang benar apa yang dikatakan Om Jay dalam
tulisannya. Bahwa kalau kita setiap hari mampu menuliskan apa yang kita alami,
kita dengar, kita lihat, kita rasakan tentang momentum-momentum di sekitar
kita, disekeliling kita, maka akan membuat sesuatu yang luar biasa. Dari
hasil-hasil tulisan kita yang setiap hari, sedikit-sedikit lama lama akan
menjadi banyak, dengan tanpa terasa, tanpa kita sadari. Dari tulisan –tulisan
tersebut kalau kita posting di blog atau dishare / dibagikan kepada orang lain,
maka akan semakin banyak orang yang membacanya.
Semakin akan membuat tulisan-tulisan kita dikenal, diminati,
disukai, dicari dan akhirnya dikenang oleh banyak orang. Dan semua tulisan kita
harus diarsipkan menjadi sebuah buku, agar ada jejak sejarah, rekam sejarah
tentang kita dengan segala imajinasi , kreasi kita yang akan menginspirasi
banyak orang. Selain memberikan kepuasaan batin, menulis itu juga dapat semakin
menajamkan otak kita, pikiran / nalar kita, rasa kita, jiwa kita,. Dan tentu saja
dengan menulis juga akan mendatangkan kepuasaan secara finansial, secara
materi. Dengan karya-karya tulisan kita, buku-buku kita yang
diterbitkan akan mendatangkan royalty buat kita sebagai penulisnya.
Om Jay juga mengatakan bahwa ikatlah ilmu dengan cara
menuliskannya agar tidak mudah hilang. Dan tentu saja mempostingnya di blog
yang sudah kita buat agar banyak orang menbacanya lewat internet. Biasakan
berbagi ilmu dan pengalaman dengan orang lain, terutama dalam bentuk
tulisan. Dan kita sudah mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman dari
para nara sumber yang hebat-hebat di grup belajar menulis online ini , jangan
hanya dimiliki sendiri , tetapi harus berbagi dengan yang lain. Kita
harus berkolaborasi antar teman, jangan mementingkan diri
sendiri. Tapi kita harus mengajak peserta lain yang masih kesulitan
untuk menulis dan menerbitkan buku akan menjadi terbantu .
Kita semua yang tergabung dalam grup belajar menulis PGRI online
adalah semua penggerak. Dan kita semua adalah guru penggerak yang akan menggerakkan
guru-guru di sekitar kita, di seluruh Indonesia untuk giat dan semangat dalam
menulis. Untuk menularkan ilmu keseluruh penjuru, dan akan semakin mencerdaskan
kehidupan generasi kini, dan generasi mendatang dengan tetap berguru pada masa
lampau. Sebaik-baik manusia adalah yang mau belajar dan mengajarkan
ilmunya kepada orang lain. Luar biasa, kalimat spirit dan bijak yang
disampaikan oleh Om Jay.
Untuk dapat menulis dengan baik, dan tulisan kita menarik, maka
terlebih dahulu kita harus cinta buku, harus banyak membaca. Karena dengan
kurang membaca akan membuat tulisan kita kurang berkualitas. Dan
disini di grup belajar menulis online PGRI Menulis, kita semua ditantang
untuk berlatih menulis sebaik-baiknya. Sudah saatnya kita meluruskan
niat kita untuk menerbitkan buku dari hasil tulisan kita. Mantapkan tekad untuk
terus berkarya nyata dalam wujud sebuah buku. Dan dengan blog walking ( atau
saling kunjung) ke blog teman yang lain / orang lain itu penting dilakukan agar
kita dapat menemukan gaya menulis kita sendiri.
Om Jay juga mengatakan bahwa berbagai momentum yang
terjadi di sekitar kita, yang kita alami, sayang jika tidak
diabadikan dalam tulisan. Karena tulisan itu akan menjadi penanda sejarah bahwa
kita pernah melakukan sesuatu . Dan saat ini dunia pendidikan , juga
aspek kehidupan yang lain sedang terkena dampak wabah virus korona, maka
sebagai seorang guru , saat ini kita dihadapkan pada pilihan. Dan
pilihan itu mau tidak mau harus dilakukan. Yaitu melakukan pembelajaran daring
/ online. Semuanya belajar dari rumah. Dan kalau hal ini kita sajikan dalam
sebuah tulisan , maka tulisan kita akan menjadi penanda sejarah yag akan
menjadi catatan sejarah untuk tetap dikenang sepanjang jaman oleh generasi
berikutnya.
Pesan Omjay:“Menulislah Setiap Hari, dan Buktikan Apa yang
Terjadi!” Jika tulisan kita ingin diterbitkan ,maka sesudah
menjadi draft yang naskahnya lengkap dengan daftar isi dan kata pengantar., ada
beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menerbitkan buku lainnya yaitu:
a.
Editing
b.
Sebelum ke penerbit
harus di cek terlebih dahulu, termasuk
tata tulisnya
Setelah itu kita harus mampu meyakinkan penerbit bahwa buku yang
kita tulis akan banyak dibeli orang, akan banyak peminatnya /
pembacanya. Kalau isi buku kita menarik dan ada peluang laku di pasaran maka
penerbit akan menghubungi kita. Demikian
pemaparan materi “Meluruskan Niat Menerbitkan Buku” dari Omjay . Semoga
bermanfaat bagi kita semua untuk segera mewujudkan tulisan kita dalam karya
nyata berupa buku yang baik dan enak dibaca. Omjay emang sangat kreatif,
inovatif…sekaligus motivator, blogger dan youtuber yang handal.. Luar biasa…!
Muh. Taufiq
SMAN 1 Semanu, Gk,
D.I.Yogyakarta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar