#2 STRATEGI JITU PEMASARAN BUKU
Kuliah
online bersama Belajar Menulis PGRI Gelombang 7 pertemuan yang ke-19, pada malam
hari ini Kamis, 23 April 2020 dimulai
pukul 19.00 WIB – 21.00 WIB oleh Pak Agus Subardana dari Percetakan Andi
Yogyakarta. Moderator langsung dipegang oleh Omjay. Bagi peserta yang akan
bertanya, bisa WA ke No. Hp. Omjay Waktu sepenuhnya diberikan kepada Pak Agus..
Pak
Agus mengawali kuliah online dengan salam, Assalmu’alaikum warahmatullahi
wabarokatuh. Terima kasih pak agus, sambil mengumumkan info bahwa puasa besok
di bulan Ramadhan. Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan materi “Strategi
Pemasaran Buku”. Masak pemasaran buku kok ada kata serangan, serem deh. Lho
kamu gak percaya ?. Ok mari kita si,ak penjelasan dari beliau.
Buku
merupakan salah satu sumber ilmu pengetahuan dan sarana utama bagi proses
pembelajaran serta sarana penyampaian
informasi. Sejak usia dini, anak anak
telah diperkenalkan pada buku dan diajarkan untuk membaca beraneka ragam
terbitan buku.
Dalam
rangka mempersiapkan generasi muda yang cerdas dengan minat baca yang tinggi
khususnya anak-anak, pemerintah mendorong kegiatan membaca sebagai wujud
dukungan dan tindakan nyata dalam membangun budaya membaca sejak dini. Dukungan
pemerintah terhadap budaya membaca buku dan meningkatnya kebutuhan masyarakat
terhadap buku, menciptakan peluang usaha bagi pengusaha yang bergerak di bidang
penerbitan buku.
Perkembangan
industri penerbitan buku juga dipicu oleh alasan keuntungan (profit) Buku
merupakan salah satu sumber ilmu pengetahuan dan sarana utama bagi proses pembelajaran
serta sarana penyampaian informasi. Sejak usia dini, anak –
anak telah diperkenalkan pada buku dan diajarkan untuk membaca beraneka ragam
terbitan buku.
Dalam
rangka mempersiapkan generasi muda yang cerdas dengan minat baca yang tinggi
khususnya anak-anak, pemerintah mendorong kegiatan membaca sebagai wujud
dukungan dan tindakan nyata dalam membangun budaya membaca sejak dini. Dukungan
pemerintah terhadap budaya membaca buku dan meningkatnya kebutuhan masyarakat
terhadap buku, menciptakan peluang usaha bagi pengusaha yang bergerak di bidang
penerbitan buku.
Perkembangan
industri penerbitan buku juga dipicu oleh alasan keuntungan (profit margin)
yang relatif besar dibandingkan industri lainnya khususnya barang konsumsi.
Saat ini terdapat 1 328 penerbit yang terdaftar sebagai anggota Ikatan Penerbit
Indonesia (IKAPI) dengan jumlah penerbit aktif sebanyak 711 penerbit, dan
sisanya sudah tidak aktive lagi.
Dalam rangka untuk
mempertahankan Industri Penerbitan Buku , supaya tetap terus hidup dan dapat
mencapai hasil penjualan buku yang maksimal maka kita perlu strategi pemasaran. Srategi Pemasaran biasanya
hampir dipakai oleh semua wirausaha, intreprenur yang menjalankan bisnis.
Strategi pemasaran
penjualan buku sangat dipengaruhi oleh banyak aspek dan unik Kenapa
demikian , hal ini dapat dilihat dari jenis – jenis buku yang di terbitkan.
Jenis – jenis buku yang di terbitkan tersebut dikelompokan menjadi katagori
buku. Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup banyak
katagori produk yaitu ada 32 katagori produk buku ( Katagori buku Anak, buku
Bisnis, Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku Teks ,
dll ).
Dari jenis – jenis katagori
buku tersebut disinilah kita akan melakukan pemetaan berdasarkan segmentasi
jenis katagori buku yang diterbitkan . Pada umumnya kegiatan pemasaran buku berkaitan
dengan berkoordinasi beberapa kegiatan bisnis Sehingga strategi pemasaran pada
umumnya di pengaruhi oleh faktor yang meliputi :
1.
Faktor Mikro , yaitu
perantara, pemasok, pesaing dan masyarakat.
2.
Faktor Makro yaitu
demografi-ekonomi,
politik-hukum, teknologi-fisik dan sosial-budaya.
Saat ini kami dalam
menjalankan bisnis Penerbitan Buku yang sedang kami terus jalankan masuk dalam
faktor keduanya yaitu Faktor Mikro dan Makro. Hal ini dikarenakan Penerbit ANDI
Offset sudah termasuk Industri Penerbitan buku, dengan usianya sudah mencapai
40 tahun dan telah menerbitkan buku lebih dari 10.000 judul buku yang telah di
kelompokkan menjadi 32 katagori.
Strategi Pemasaran buku
yang telah kami petakan menjadi dua
strategi pemasaran yaitu Strategi
Pemasaran Buku serangan Udara dan strategi pemasaran buku serangan Darat,
dengan berlandaskan pada faktor mikro dan faktor makro tersebut di atas. Dua strategi tersebut dapat kita
jelaskan secara singkat sebagai berikut :
A. Strategi Pemasaran Buku
Serangan Udara.
a.
Pemasaran
buku lewat Online
Saat ini yang sedang ngetren dan gencar di
dunia maya yaitu Strategi Pemasaran yang banyak di pakai oleh setiap orang yang
sudah mengerti teknologi internet yaitu berpromosi lewat Online melalui website
dan media sosial lainya. Kalau kita sudah mempunyai produk buku yang jenis
katagorinya banyak maka langkah awal
kita harus buat website. Katakanlah
website merupakan markas besar untuk sebuah bisnis penjualan buku. Dengan
mempunyai website ini kita dapat merencanakan promosi dalam melancarkan
penjualan buku. Dan website tersebut akan banyak kita isi produk, harga,
promosi, layanan, alamat, testimoni, dan lain sebagainya.
Untuk penjualan buku lewat Online ini kita
harus terus proaktive untuk terus promosi , supaya kita dapat :
- Menyebarkan informasi produk
secara masif kepada target pasar potensial
- Mendapatkan konsumen baru dan
mempertahankan konsumen yang sudah sehingga kesetiaan konsumen terjaga.
- Menjaga kesetabilan penjualan
saat kondisi pasar lagi lesu
- Menaikan penjualan dan profit
- Membandingkan dan keunggulan
produk dibandingkan dengan pesaing
- Membentuk citra produk dibenak
mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan
- Mengubah tingkah laku ,
persepsi dan pendapat konsumen
Media Online yang dapat kita lakukan untuk
promosi dan penjualan buku yaitu sudah tidak asing lagi dibenak anda sekalian
yaitu lewat telepon, w.a, sms, email, dll.
b. Pemasaran Buku Lewat Komunitas
Kita tentunya punya komunitas
masing – masing sesuai dengan kapasitas kita untuk membentuk komunitas dan
relasi , maka gunakanlah jaringan komunitas kita untuk sarana promosi dan
penjualan buku . Penjualan lewat komunitas akan lebih efektive dan efisien sehingga
tingkat keberhasilan nya lebih tinggi penjualan buku yang kita tawarkan.
Kuncinya kita harus proaktive komunikasi dan interaksi dengan komunitas serta
dapat menjaga integritas pribadi kita.
B. Strategi pemasaran buku
serangan Darat
Untuk menguasai seluruh wilayah nusantara
ini dalam penetrasi pasar buku , kita harus melakukan pemetaan wilayah dengan
membuka cabang tiap kota besar yang potensi pasarnya sangat baik. Kami Penerbit
Andi telah mempunya 43 cabang di kota dari Aceh s.d Papua, dengan menempatkan
tenaga pemasaran di tiap kantor cabang tersebut.
Strategi pemasaran buku serangan darat ini
kita kelompokkan berdasarkan target
pasar yang kita tuju , antara lain :
1.
Toko
Buku
Penerbit
Buku yang mampu memproduksi sendiri dan mempunyai mesin percetakan sendiri ,
sebagian besar sebagai pemasok Toko buku di Indonesia. Untuk bisa masuk dan
sebagai pemasok rutin di toko buku maka
kita perlu pemetaan jenis toko buku. Toko buku ini kita petakan menjadi
tiga jenis yaitu Toko Buku Modern, Toko Buku Semi Modern, dan Toko Buku
Tradisional.
Kenapa
kita perlu petakan jenis toko buku tersebut , hal ini dikarenakan tiap jenis
toko buku tersebut mempunyai sistem administrasi dan tempat yang berbeda.
Contoh
toko buku modern yaitu Gramedia Books Store, Gunung Agung Books Store dan
TogaMas Books Store. Toko Modern ini mempunyai sistem transaksi mengikuti
perkembangan teknologi yang dapat dikendalikan dengan sistem centralisasi dan
sebagainya.
Adapun
toko buku semi modern biasanya masih dikendalikan dan mengunakan sistem
administasi penjualan per toko . Sedangakan Toko Tradisional biasanya sistem
transaksinya masih manual .
Untuk
itu saluran toko buku tersebut di atas masih dijadikan jalur distribusi oleh
para Penerbit buku dengan sistem titip
jual / konsinyasi, kecuali toko buku tradisional diberlakukan kredit dan jual
putus.
Strategi
Promosi di toko buku Modern ada berbagai macam cara yang perlu kita lakukan ,
antara lain :
-
Menguasai display buku , supaya
tampilan buku dapat terlihat dan menonjol .
- Mengadakan promosi di internal
toko dengan memasang produk di Neon Box, X Banner
-
Mengadakan Bedah Buku ,
Talkshow dan potongan Harga pada buku tertentu atau periode tertentu.
- Mengadakan event tematik
sesuai moment bulan berjalan (program Ramadhan,
Program TAB, Program TAM , dll )
-
Dan masih banyak lagi program
promosi di toko buku modern yang dapat kita lakukan , kuncinya kita proaktive
komunikasi dengan pihak internal Toko Buku modern tersebut.
2. Directselling
Pemasaran
Buku melalui Direkselling ini kita petakan berdasarkan jenis katagori buku yang
kita terbitkan . Jenis Katagori buku penjualan lewat Directselling ini kita
bagi menjadi beberapa target pasar yaitu :
Buku
Pendidikan (Buku mata pelajaran Utama dan buku pendamping untuk jenjang TK, SD,
SMP, SMA, SMK).
Buku
Teks Perguruan Tinggi untuk semua mata kualiah
Buku
Referensi untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA-SMK , Perguruan Tinggi dan umum
Dengan
pemetaan jenis katagori tersebut diatas maka kami sebagai Industri Penerbitan
buku melakukan terobosan pemasaran dengan menempatkan tenaga penjual (Sales) .
Tugas
Tenaga Penjual / sales tersebut kita beri tanggungjawab target sesuai maping
areanya masing – masing yang bertugas :
-
Kunjungan langsung ke tiap
sekolah
-
Kunjungan langsung ke setiap
kampus
- Kunjungan langsung ke setiap
Perpustakaan sekolah, Perpus Kampus, Perpustaan Daerah dll.
Dengan
kunjungan langsung tersebut diharapkan dapat berinteraksi dengan membangun
hubungan yang baik dengan pihak Internal Sekolah, Kampus, Perpustakaan dll.
Sehingga dampaknya hasil penjualan buku dapat meningkat.
3. Melakukan Event – Event
Aktive
dalam melakukan event – event seperti
event Pameran buku, dalam seminar, workshop, Tryout, dan sebagainya.
Demikian materi yang dapat saya sampaikan strategi pemasaran buku secara singkat
, dan masih banyak lagi strategi pemasaran buku yang belum kami sampaikan , di
lain waktu kita lanjutkan strategi pemasaran buku selanjutnya . Luar biasa materi yang disampaikan pak Agus S dari
percetakan Andi Yogyakarta sangat bermanfaat.
Dilanjutkan
sesi tanya jawab oleh teman-temanku yang hebat-hebat, diantaranya: (Ket. P=
penanya, N= jawaban narasumber)
P :
Strategi pemasaran penjualan buku sangat dipengaruhi oleh banyak aspek dan unik
. Kenapa demikian , hal ini dapat dilihat dari jenis – jenis buku yang di
terbitkan. Jenis – jenis buku yang di terbitkan tersebut dikelompokan menjadi
katagori buku. Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup
banyak katagori produk yaitu ada 32 katagori produk buku ( Katagori buku Anak,
buku Bisnis, Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku
Teks , dll ). Apakah penerbit andi punya
toko online dan bekerjasama dengan tokopedia? (Saraswati banyuwangi)
N :
Terimakasih atas pertanyaan ibu Saraswati...
Kami penerbit Andi
mempunyai website : www.andipublisher.com dan Ibu dapat langsung bertransaksi
lewat website tersebut...
Kami juga bekerjasama
dengan semua marketplace termasuk
tokopedia.... Terimakasih
P :
Strategi Pemasaran buku yang telah kami petakan menjadi dua strategi pemasaran
yaitu Strategi Pemasaran Buku serangan Udara dan strategi pemasaran buku
serangan Darat. Apakah yg aling sulit dari keduanya? (Albert Kupang)
N :
Terimakasih kasih pak Albert...
Dari
kedua strategi tersebut paling sulit adalah strategi pemasaran serangan darat
dikarenakan membutuhkan waktu tenaga dan tentunya adanya follow up yang terus menerus...Sehingga
keberhasilan ditentukan oleh tenaga penjual yg kita percayakan. Demikian yang
dapat saya sampaikan dari pertanyaan pak Albert...terimakasih
P : Assalamualaikum
wr wb
Selamat menunaikan
ibadah teraweh dg pyishical distancing. Bertanya: Bgmn pengalaman baik dg
strategi yg digunakan selama ini, mana diantara sekian strategi yg lebih baik,
butuh brp lama wktu yg di pakai unt smpi bisa jd buku best seller. Terima kasih.
(Bu Iez Lumajang)
N ::
Walaikumsalam bu Lez..
Pengalaman saya dengan
sumber daya yg memadai maka strategi yg kami pakai dari paparan materi saya
tersebut saya pakai semuanya... Karena kami sebagai Industri Penerbitan buku
harus terus dapat profit dan terus mengembangkan pasar.
Waktu yg di butuhkan
untuk menjadi buku best seller rata2 4-6 bulan, dan moment jual buku tersebut. Contohnya
kalau menerbitkan buku pelajaran maka moment jual yg tepat saat antara Mei s.d
Agustus. Terimakasih
P : bapak
nulis Melakukan Event – Event sementara ada wabah corona, bgm caranya dilakukan
saat ini? (Naibaho, Sorong papua).
N :
menulis: Terimakasih kasih pak Naibaho atas pertanyaan nya..
Saat
ini sedang wabah corona , kita lakukan pemasaran lewat online... Dan event2
lewat online juga. Sementara event2 yang sifatnya berkumpul dan tatap muka
sementara kita tiadakan.. Kita berdoa bersama semoga wabah corona segera
berakhir. Terimakasih
P : Maaf Pak Agus, apakah sebagai seorang penulis
kita juga harus menguasai strategi pemasaran? Atau penerbit yang mestinya lebih
paham tentang hal itu? Terimakasih. (Agus Purwadi, Ponjong)
N :
Baik pak Purwadi..
Kalau
buku Bpk diterbitkan oleh penerbit Mayor,
tentunya pihak penerbit yang akan memasarkan dgn strategi pemasaran
masing2 penerbit. Biasanya pihak penulis diharapkan juga berperan mempromosikan
bukunya lewat komunitas penulisnya. Kalau bukunya diterbitkan secara Pribadi
dgn mengeluarkan modal penulis pribadi maka penulis tersebut harus mengerti dan
menguasai strategi pemasaran bukunya.
Demikian
yang dapat saya sampaikan. Kata pak Agus Terimakasih. Inilah jawaban atau
tanggapan dari pak Agus, semua peserta sangat antusias. Dalam hati peserta
kapan buku saya laku di pasaran ?. Kakanya ayoo segera menulis dan terbit buku
!. Semua peserta memberikan tepuk tangan dalam hati dengan meriah. Hehehe. Waktu
dikembalikan ke moderator Omjay.
Muh. Taufiq
SMAN 1 Semanu, GK, D.I.Yogyakarta

Tulisan jenis eksposisi sepertinya lebih mantab untuk.pak Taufik
BalasHapusmksh...bu yanti selalu memotivasi utk menulis..
BalasHapus