“ COMBRO SINGKONG RENYAH DAN LEMBUT “
Habis
sholat dluhur, aku makan siang bersama keluarga. Setelah makan istirahat
sebentar, lalu melihat ponselku, saya buka-buka langsung menuju WAG Belajar
menulis Gelombang 7 yang diprakarsai Omjay. Siapa tahu ada tugas atau informasi
yang harus segera ditindaklanjuti. Ternyata betul ada tugas praktik menulis
tentang “COMBRO “. Aku langsung buka laptop dan menuliskan tugas dari Omjay
ini.
Aku
yakin banyak orang yang sudah tahu
dengan jenis makanan yang satu ini. Terlebih kalau dipedesaan, makanan ini
akrab dipanggil dengan combro. “ Siapa yang tidak suka combro ?”, tanya aku.
Combro terbuat dari singkong, termasuk makanan tradisional biasanya isinya
oncom dan cabe dengan rasa gurih dan pedas.
Cara
membuat combro, ambil singkong, lalu kupas dan cuci yang bersih lalu rebus. Setelah
empuk diparut/ditumbuk atau dicincang sampai halus. Siapkan ulekan / blender
lalu haluskan semua bahan “Adonan Isian” ( cabe merah, cabe rawit, bawang
merah, bawang putih, garam, gula pasir, ketumbar bubuk, kaldu bubuk dan lada
bubuk). Iris tipis-tipis daun bawang dan disisihkan dulu. Ambil oncom, lalu tumbuk/ cincang kasar, daun bawang dan lengkuas lalu aduk
tambah air mineral, aduk dan tomis sampai kering.
Untuk
membuat kulitnya, ambil singkong yang sudah halus, lalu cuci dengan cara
diperas pakai air matang, dan buang airnya. Hal ini agar nanti haslnya renyah
saat digoreng. Siapkan wadah lalu masukan semua bahan (singkong kecil yang
sudah halus, kelapa parut, tepung sagu, daun bawang, garam dan gula), aduk
merata dengan tangan bersih, pastikan bahan benar-benar tercampur merata. Ambil
“adonan Kulit” kurang lebih segenggam ( selera ), lalu tambah 2-3 sendok makan
“Adonan Isian”, lanjut bentuk lonjong, lakukan sampai adonan habis. Siapkan
wajan, lalu didihkan minyak goreng banyak. Goreng “combro”, dengan cara
direndam minyak pakai api sedang sampai
keemasan. Combro sudah matang dan siap saji. Pada bagian luarnya dibuat kering
dan renyah, namun dalamnya lembut. Enak sekali dan bikin nagih. Oh iya, cemilan
ini tidak tahan lama ya, hanya seharian, Jika belum digoreng, tahan tiga hari
bila di kulkas.(mtq).
Muh. Taufiq
SMAN 1 Semanu, Gk, D.I.Yogyakarta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar