Sabtu, 18 April 2020

Resume Pertemuan ke 16: "Guru Menulis dan Berprestasi"


RESUME PERTEMUAN KE-16
GUPRES 2015 : “ TIPS BERJUANG UNTUK MENANG ”



 Sigit Suryono, M.Pd.

Kuliah online bersama PGRI menulis Gelombang 7, pertemuan ke 16, dilaksanakan pada hari Jumat, 17 April 2020. Dimulai jam 19.00 WIB – 21.00 WIB. Pemateri Peraih Guru Prestasi Nasional Tahun 2015 Sigit Suryono, M.Pd dengan tema : “Guru Menulis dan Berprestasi”

Sekilas Biografi Guru Prestasi Nasional Tahun 2015 :
Lahir di Sleman, 20 Nopember 1976, saat ini mengajar di SMP N 1 Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta. Dari CV beliau dapat kita lihat beliau adalah manusia enerjik. Selain tugas pokoknya sebagai guru IPA, Beliau dekat dengan siapa saja, e…maksudnya dekat dengan para siswanya. Orangnya kalem, “lembah manah”, Pak Sigit orangnya  mudah bergaul. Meskipun guru eksakta, namun beliau murah senyum deh…. sangat menghormati dan menghargai orang lain. Beliau termasuk orang yang super aktif mengikuti berbagai kegiatan yang mendukung kariernya.

Aktifitas lainnya yang telah dan sedang dilakukan adalah :
1. Sekretaris Komunitas Rumah Belajar Kemdiknas 2012 – sekarang
2. Sekretaris MGMP TIK Kabupaten Gunungkidul Tahun 2006-2009
3. Ketua II MGMP TIK Kabupaten Gunungkidul 2009 – 2012
4. Anggota Litbang MGMP IPA Kabupaten Gunungkidul 2012-2015
5. Ketua II MGMP IPA Kabupaten Gunungkidul 2015-2017
6. Ketua MGMP SMP Kabupaten  Gunungkidul 2017 – sekarang
6. TIM Pengembang TIK Kabupaten Gunungkidul 2009- sekarang
7. TIM Pengembang TIK Propinsi DIY 2009 – sekarang
8. Trainer Pelatihan Blog, Pelatihan Multimedia Pembelajaran di BTKP Propinsi DIY
9. Trainer ICT di MGMP IPA dan TIK Kabupaten Gunungkidul

Prestasi lomba yang telah diraih? Jangan ditanya. Ada delapan belas prestasi yang rata-rata tingkat nasional. Prestasi lomba yang telah diraih :
1.   Finalis National Inovatif Teacher Comptetition tingkat Nasional tahun 2009
2.   Finalis Inovasi Pembelajaran SMP Tingkat Nasional tahun 2009
3.   Juara 3 Website SMP Tingkat Propinsi DIY 2010
4.   Juara 1 Website SMP tingkat Propinsi DIY 2011
5.   Finalis Lomba Media Pembelajaran KI Hajar Award tingkat Nasional Tahun 2012
6.   Juara 1 FIG guru SMP Tingkat Propinsi DIY Tahun 2013
7.   Finalis FIG guru SMP Tingkat Nasional Tahun 2013
8.   Juara 2 Guru Berprestasi tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2013
9.   Finalis Lomba Mobile Edukasi tingkat Nasional tahun 2014
10. Finalis Lomba Mobile Edukasi tingkat Nasional tahun 2015
11. Juara 1 Guru SMP Berprestasi Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2015
12. Juara 1 Guru SMP Berprestasi Tingkat Propinsi DIY Tahun 2015
13. Juara 1 Guru SMP Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2015
14. Penerima Anugrah Gubernur DIY tahun 2015 atas prastasi sebagai Juara 1 Gupres TK Nasional.
15. Penerima SatyaLencara Bidang Pendidikan dari Presiden RI tahun 2016 atas prestasi sebagai juara 1 guru berprestasi Tingkat Nasional tahun 2015.
16. Sebagai Salah Satu Peserta Terbaik Literasi Tingkat Nasional 2017.
17. Duta Rumah Belajar Tk Nasional Th 2018 dan Duta Rumah Belajar Terinovatif Th 2018.
18. Penerima Anugrah Gubenur DIY tahun 2018 atas prestasi sebagai Duta Rumah Belajar Terinovatif Thn 2018.

Address:
Jeruksari Rt 01/ RW 20, Wonosari, Wonosari, Gunungkidul, DIY, Indonesia 55812
Email :
ciget_suryo@yahoo.com

Kata pak Guru IPA SMPN 1 Wonosari, duta Rumah Belajar dari DIY Tahun 2018 :
Yang harus dipersiapkan adalah 1) Mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya karya yang akan kita ikut lombakan (kecuali masih tahap awal karena hanya ingin mencoba berhasil/tidak ya gagal/tidak), 2) Karya yang kita ikutkan dalam lomba bukan karya yang instan artinya karya yang kita buat tidak maksimal karena hanya membuat karya saat akan ada lomba, namun siapkanlah karya yang dibuat itu jauh hari bahkan mungkin 1 tahun pengerjaan yang di dalamnya ada jiwa dan ruh kita, semangat kita. 3) Jika kita lolos ke nasional perlu di lihat kembali apasih yang akan dinilai saat kita mengikuti lomba tersebut, apakah karyanya ataukah presentasinya (hal ini sangat penting saat kita mengikuti suatu lomba), 4) Siapkan diri, pribadi, mental dan juga fokus pada lomba, 5) saat presentasi lomba fokus pada materi yang akan kita sampaikan, jangan sampai keluar dan menyimpang dari presentasi yang kita siapkan karena akan banyak memakan waktu.



Apa yang harus kita persiapkan untuk mengikuti lomba Guru Berprestasi? Beliau memberikan arahan :

1.   Cermati isi dari pedoman tersebut berkaitan dengan proses penilaian dari tingkat Kabupaten, Tingkat propinsi, dan tingkat Nasional.

2.   Buat portofolio 8 tahun terakhir sesuai dengan ketentuan dari buku pedoman pemilihan guru berprestasi. (kumpulkan semua karya yang sudah kita buat selama 8 tahun terakhir, untuk bukti fisik berupa Surat tugas, piagam, dll, diligalisir oleh atasan langsung) misal undangan, catatan singkat/ laporan singkat setiap kegiatan yang saya ikuti, foto, video dan dokumentasi, piagam dan sertifikat yang lain selama 8 tahun tersebut memudahkan untuk menyusun portofolio.

3.   Persiapkan naskah inovatif dan sesuaikan cara penulisannya sesuai dengan kaidah penulisan masing-masing karya. Tampilkan karya inovasi terbaik yang kita miliki dan selalu memperhatikan dari buku pedoman pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. (karya bisa berupa PTK, best practice, maupun penelitian yang lainnya seperti penelitian eksperimen, penelitian R&D, dll) jangan lupa buat presentasinya menggunakan media presentasi yang betul-betul kita kuasai.

4.   Buat makalah evaluasi diri mengapa saya layak sebagai guru berprestasi dengan tema dan tata penulisan sesuai dengan ketentuan pedoman guru berprestasi. jika dalam pedoman tidak ada makalah evaluasi diri maka makalah ini tidak perlu dibuat

5.   Persiapkan video pembelajaran untuk satu tatap muka yang mencerminkan proses pembelajaran yang benar sesuai dengan RPP yang kita buat.

Kegiatan penilaian Gupres pada dasarnya sama mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat nasional. Yang kita perlukan adalah penguasaan karya kita dan linearitas antara pertanyaan juri dengan jawaban kita. Minimalisir ‘noise’ yang mengganggu presentasi kita. Mungkin di tingkat kabupaten, penilaian juri berbeda-beda. Ada penilaian tentang strata pendidikan kita, ada yang menekankan best pactice, tetapi intinya sama yaitu kita menunjukkan portofolio mendidik kita. Gupres adalah salah satu wahana aktualisasi kompetensi dan apresiasi terhadap kemauan dan kemampuan sendiri. Kegagalan bukan merupakan hambatan. Kegagalan merupakan keberhasilan yang tertunda, jelas Pak Sigit. Maju terus pantang mundur. Jangan putus asa, berjuang, berjuang terus sampai menang atau mendapatkan kejuaraan.

Kegiatan penilaian di masing-masing jenjang seperti yang sudah beliau ikuti pada tahun 2015 meliputi:

Lomba Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten Gunungkidul:
1. Test tertulis meliputi Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional
2. Test Wawancara meliputi Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Prefesional,   Kompetensi Sosial, dan Kompetensi Kepribadian.
3.  Presentasi dan wawancara Karya Tulis Ilmiah.

Lomba Guru Berprestasi Tingkat Propinsi DIY:
1. Test tertulis meliputi Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Sosial, Kompetensi  Kepribadian dan Kompetensi Profesional
2. Test wawancara meliputi Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Sosial, Kompetensi Kepribadian dan Kompetensi Profesional
3.  Psikotest
4.  Presentasi dan wawancara Karya Tulis Ilmiah.

Lomba Guru Berprestasi Tingkat Nasional
1. Test tertulis meliputi Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Sosial, Kompetensi Kepribadian dan Kompetensi Profesional
2. Test wawancara meliputi Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Sosial, Kompetensi Kepribadian dan Kompetensi Profesional
3.  Psikotest
4.  Presentasi dan wawancara Karya Tulis Ilmiah.

Jika ingin melihat komponen portofolio yang digunakan untuk lomba gupres tahun 2015 dapat dilihat di web beliau : Contoh Portofolio Gupres
http://ciget.info/wp-content/uploads/2016/04/3.pdf

Walaupun kita maju lomba Gupres secara individu/ sendirian, tetaplah berkoordinasi dengan atasan. Instansi terkait untuk meminta surat tugas, minta doa restu. Siapa tahu diberi “sangu”, baik materiil maupun spirituil.  Berkolaborasilah dengan rekan sejawat. Mustahil kita bisa mengumpulkan dan mengisi portofolio sedemikian banyak tanpa bantuan teman-teman di dunia nyata maupun dunia maya, termasuk bantuan dan dukungan dari suami atau isteri sendiri…he..he..he ..!

Pesan pak Guru penyandang guru prestasi nasional tahun 2015 yang sehari-hari berangkat ke kantor dengan si TARUNA MERAH kesayangannya, terus belajar,  berkolaborasi, dan berbagi agar ilmu yang dimiliki dapat dimanfaatkan orang lain. Bekalilah muridmu sesuai dengan dunianya, karena mereka akan hidup di zaman mereka yang sangat berbeda dengan zamanmu, dan jangan lupa belajar dimana saja,  kapan saja dan dengan siapa saja (“ Rumah Belajar “).

Muh. Taufiq
SMAN 1 Semanu, Gk, D.I. Yogyakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar