RESUME PERTEMUAN KE-16
GUPRES 2015 : “ TIPS BERJUANG UNTUK MENANG ”
Sigit
Suryono, M.Pd.
Kuliah online bersama PGRI menulis Gelombang 7, pertemuan ke 16,
dilaksanakan pada hari Jumat, 17 April 2020. Dimulai jam 19.00 WIB – 21.00 WIB.
Pemateri Peraih Guru Prestasi Nasional Tahun 2015 Sigit Suryono, M.Pd dengan
tema : “Guru Menulis dan Berprestasi”
Sekilas Biografi Guru Prestasi Nasional Tahun 2015 :
Lahir di Sleman, 20 Nopember 1976, saat ini mengajar di SMP N 1
Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta. Dari CV beliau dapat kita lihat beliau
adalah manusia enerjik. Selain tugas pokoknya sebagai guru IPA, Beliau dekat
dengan siapa saja, e…maksudnya dekat dengan para siswanya. Orangnya kalem,
“lembah manah”, Pak Sigit orangnya mudah
bergaul. Meskipun guru eksakta, namun beliau murah senyum deh…. sangat
menghormati dan menghargai orang lain. Beliau termasuk orang yang super aktif
mengikuti berbagai kegiatan yang mendukung kariernya.
Aktifitas lainnya yang
telah dan sedang dilakukan adalah :
1. Sekretaris
Komunitas Rumah Belajar Kemdiknas 2012 – sekarang
2. Sekretaris MGMP TIK
Kabupaten Gunungkidul Tahun 2006-2009
3. Ketua II MGMP TIK
Kabupaten Gunungkidul 2009 – 2012
4. Anggota Litbang
MGMP IPA Kabupaten Gunungkidul 2012-2015
5. Ketua II MGMP IPA
Kabupaten Gunungkidul 2015-2017
6. Ketua MGMP SMP
Kabupaten Gunungkidul 2017 – sekarang
6. TIM Pengembang TIK
Kabupaten Gunungkidul 2009- sekarang
7. TIM Pengembang TIK
Propinsi DIY 2009 – sekarang
8. Trainer Pelatihan
Blog, Pelatihan Multimedia Pembelajaran di BTKP Propinsi DIY
9. Trainer ICT di MGMP
IPA dan TIK Kabupaten Gunungkidul
Prestasi lomba yang telah diraih? Jangan ditanya. Ada delapan
belas prestasi yang rata-rata tingkat nasional. Prestasi lomba yang telah diraih :
1. Finalis National Inovatif Teacher Comptetition
tingkat Nasional tahun 2009
2. Finalis Inovasi Pembelajaran SMP Tingkat
Nasional tahun 2009
3. Juara 3 Website SMP Tingkat Propinsi DIY 2010
4. Juara 1 Website SMP tingkat Propinsi DIY 2011
5. Finalis Lomba Media Pembelajaran KI Hajar
Award tingkat Nasional Tahun 2012
6. Juara 1 FIG guru SMP Tingkat Propinsi DIY
Tahun 2013
7. Finalis FIG guru SMP Tingkat Nasional Tahun
2013
8. Juara 2 Guru Berprestasi tingkat Kabupaten Gunungkidul
tahun 2013
9. Finalis Lomba Mobile Edukasi tingkat Nasional
tahun 2014
10. Finalis Lomba
Mobile Edukasi tingkat Nasional tahun 2015
11. Juara 1 Guru SMP
Berprestasi Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2015
12. Juara 1 Guru SMP
Berprestasi Tingkat Propinsi DIY Tahun 2015
13. Juara 1 Guru SMP
Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2015
14. Penerima Anugrah
Gubernur DIY tahun 2015 atas prastasi sebagai Juara 1 Gupres TK Nasional.
15. Penerima
SatyaLencara Bidang Pendidikan dari Presiden RI tahun 2016 atas prestasi
sebagai juara 1 guru berprestasi Tingkat Nasional tahun 2015.
16. Sebagai Salah Satu
Peserta Terbaik Literasi Tingkat Nasional 2017.
17. Duta Rumah Belajar
Tk Nasional Th 2018 dan Duta Rumah Belajar Terinovatif Th 2018.
18. Penerima Anugrah Gubenur
DIY tahun 2018 atas prestasi sebagai Duta Rumah Belajar Terinovatif Thn 2018.
Address:
Jeruksari Rt 01/ RW
20, Wonosari, Wonosari, Gunungkidul, DIY, Indonesia 55812
Email :
ciget_suryo@yahoo.com
Kata pak Guru IPA SMPN 1 Wonosari, duta Rumah Belajar dari DIY Tahun
2018 :
Yang harus dipersiapkan adalah 1) Mempersiapkan diri dengan
sebaik-baiknya karya yang akan kita ikut lombakan (kecuali masih tahap awal
karena hanya ingin mencoba berhasil/tidak ya gagal/tidak), 2) Karya yang kita
ikutkan dalam lomba bukan karya yang instan artinya karya yang kita buat tidak
maksimal karena hanya membuat karya saat akan ada lomba, namun siapkanlah karya
yang dibuat itu jauh hari bahkan mungkin 1 tahun pengerjaan yang di dalamnya
ada jiwa dan ruh kita, semangat kita. 3) Jika kita lolos ke nasional perlu di
lihat kembali apasih yang akan dinilai saat kita mengikuti lomba tersebut, apakah
karyanya ataukah presentasinya (hal ini sangat penting saat kita mengikuti
suatu lomba), 4) Siapkan diri, pribadi, mental dan juga fokus pada lomba, 5)
saat presentasi lomba fokus pada materi yang akan kita sampaikan, jangan sampai
keluar dan menyimpang dari presentasi yang kita siapkan karena akan banyak
memakan waktu.
Apa yang harus kita persiapkan untuk mengikuti lomba Guru
Berprestasi? Beliau memberikan arahan :
1. Cermati isi dari pedoman
tersebut berkaitan dengan proses penilaian dari tingkat Kabupaten, Tingkat
propinsi, dan tingkat Nasional.
2. Buat portofolio 8 tahun
terakhir sesuai dengan ketentuan dari buku pedoman pemilihan guru berprestasi.
(kumpulkan semua karya yang sudah kita buat selama 8 tahun terakhir, untuk
bukti fisik berupa Surat tugas, piagam, dll, diligalisir oleh atasan langsung)
misal undangan, catatan singkat/ laporan singkat setiap kegiatan yang saya
ikuti, foto, video dan dokumentasi, piagam dan sertifikat yang lain selama 8
tahun tersebut memudahkan untuk menyusun portofolio.
3. Persiapkan naskah inovatif dan
sesuaikan cara penulisannya sesuai dengan kaidah penulisan masing-masing karya.
Tampilkan karya inovasi terbaik yang kita miliki dan selalu memperhatikan dari
buku pedoman pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. (karya bisa berupa
PTK, best practice, maupun penelitian yang lainnya seperti penelitian
eksperimen, penelitian R&D, dll) jangan lupa buat presentasinya menggunakan
media presentasi yang betul-betul kita kuasai.
4. Buat makalah evaluasi diri
mengapa saya layak sebagai guru berprestasi dengan tema dan tata penulisan
sesuai dengan ketentuan pedoman guru berprestasi. jika dalam pedoman tidak ada
makalah evaluasi diri maka makalah ini tidak perlu dibuat
5. Persiapkan video pembelajaran
untuk satu tatap muka yang mencerminkan proses pembelajaran yang benar sesuai
dengan RPP yang kita buat.
Kegiatan penilaian Gupres pada dasarnya sama mulai dari tingkat
kabupaten hingga tingkat nasional. Yang kita perlukan adalah penguasaan karya
kita dan linearitas antara pertanyaan juri dengan jawaban kita. Minimalisir
‘noise’ yang mengganggu presentasi kita. Mungkin di tingkat
kabupaten, penilaian juri berbeda-beda. Ada penilaian tentang strata pendidikan
kita, ada yang menekankan best pactice, tetapi intinya sama yaitu kita menunjukkan
portofolio mendidik kita. Gupres adalah salah satu wahana aktualisasi
kompetensi dan apresiasi terhadap kemauan dan kemampuan sendiri. Kegagalan
bukan merupakan hambatan. Kegagalan merupakan keberhasilan yang tertunda, jelas
Pak Sigit. Maju terus pantang mundur. Jangan putus asa, berjuang, berjuang
terus sampai menang atau mendapatkan kejuaraan.
Kegiatan penilaian di
masing-masing jenjang seperti yang sudah beliau ikuti pada tahun 2015 meliputi:
Lomba Guru Berprestasi
Tingkat Kabupaten Gunungkidul:
1. Test tertulis
meliputi Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional
2. Test Wawancara
meliputi Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Prefesional, Kompetensi
Sosial, dan Kompetensi Kepribadian.
3. Presentasi dan wawancara Karya Tulis Ilmiah.
Lomba Guru Berprestasi
Tingkat Propinsi DIY:
1. Test tertulis
meliputi Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Sosial, Kompetensi Kepribadian dan Kompetensi Profesional
2. Test wawancara
meliputi Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Sosial, Kompetensi Kepribadian dan
Kompetensi Profesional
3. Psikotest
4. Presentasi dan wawancara Karya Tulis Ilmiah.
Lomba Guru Berprestasi
Tingkat Nasional
1. Test tertulis
meliputi Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Sosial, Kompetensi Kepribadian dan
Kompetensi Profesional
2. Test wawancara
meliputi Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Sosial, Kompetensi Kepribadian dan
Kompetensi Profesional
3. Psikotest
4. Presentasi dan wawancara Karya Tulis Ilmiah.
Jika ingin melihat
komponen portofolio yang digunakan untuk lomba gupres tahun 2015 dapat dilihat
di web beliau : Contoh Portofolio Gupres
http://ciget.info/wp-content/uploads/2016/04/3.pdf
Walaupun kita maju lomba Gupres secara individu/ sendirian,
tetaplah berkoordinasi dengan atasan. Instansi terkait untuk meminta surat
tugas, minta doa restu. Siapa tahu diberi “sangu”,
baik materiil maupun spirituil. Berkolaborasilah dengan rekan sejawat. Mustahil
kita bisa mengumpulkan dan mengisi portofolio sedemikian banyak tanpa bantuan
teman-teman di dunia nyata maupun dunia maya, termasuk bantuan dan dukungan
dari suami atau isteri sendiri…he..he..he ..!
Pesan pak Guru penyandang guru prestasi
nasional tahun 2015 yang sehari-hari berangkat ke kantor dengan si TARUNA MERAH
kesayangannya, terus belajar, berkolaborasi, dan berbagi agar ilmu yang
dimiliki dapat dimanfaatkan orang lain. Bekalilah muridmu sesuai dengan
dunianya, karena mereka akan hidup di zaman mereka yang sangat berbeda dengan zamanmu,
dan jangan lupa belajar dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja (“ Rumah
Belajar “).
Muh.
Taufiq
SMAN
1 Semanu, Gk, D.I. Yogyakarta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar