RESUME
PERTEMUAN KE-13
“ KARYA
INOVASI “APIK” BERSAMA GURU GANTENG “
TRI
AGUS CAHYONO, M.Pd
Pertemuan ke tigabelas belajar
menulis yang diprakarsai oleh Omjay dalam PGRI menulis Gelombang 7, Hari : Rabu
15 April 2020. Dengan tema: “Karya Inovasi dan Kualitas Diri”, bersama peraih
Inobel Nasional Tri Agus Cahyono,M.Pd yang akrab dipanggil “Pak Guru Ganteng”.
Memang Ganteng dan Ok... Lebih lanjut bisa lihat profil beliau: https://youtu.be/3Z8MeXY331A. Dimoderatori
Ibu Kanjeng, Sri Sugiastuti, narasumber kita, luar biasa.
Pak Agus mengawali dengan
salam, dan menyapa peserta kuliah online.dengan akrab, dilanjutkan berdoa sesuai dengan aganya masing-masing.
Pengantar beliau pada hakekatnya “ sebuah karya inovasi adalah puncak dari
proses belajar seseorang ”.
Sesuai taksonomi Bloom yg
telah direvisi oleh Krathwool
Ada 6 tahapan berfikir
kognitif
1. Mengingat (C1)
2. Memahami (C2)
3. Menerapkan (C3)
4. Menganalis (C4)
5. Mengevaluasi (C5)
6. Menciptakan (C6)
Dalam taksonomi tersebut Karya inovasi adalah sebuah
tahapan puncak dari proses berfikir.
Jadi
ketika kita menginginkan sebuah karya inovasi yang baik, maka kita tidak boleh
melewati tahapan-tahapan tersebut. Jangan sampai kita berinovasi tapi:
1. Tidak tahu ilmunya
2. Tidak paham maksudnya
3. Tidak pernah menggunakan
4. Tidak bisa menganalisis
bagian-bagiannya
5. Tidak bisa menilai
kelebihan dan kekurangannya
Jadi intinya jika kita ingin
menciptakan karya inovasi maka kita harus belajar menguasai materi keilmuan
dari karya tersebut.
Ketika
final lomba Karya Inobel yg dinilai bukan sekedar bagaimana karya tersebut atau
karya tulisnya tetapi yg paling penting dan lebih utama adalah bagaimana
penciptanya/inovatornya yg akan ditelisik oleh dewan juri melalui presentasi
dan tanya-jawab. Nah bagaimana cara kita belajar untuk meningkatkan kualitas
diri dan sekaligus menciptakan sebuah karya inovasi adalah dengan bekerja, kata
guru yang mengajar “nglaju” sejauh 70 km dari rumahnya.
Setelah kita belajar,
mengingat, memahaminya, menerapkannya, menganalisisnya, kita pasti
mengevaluasinya (kekurangan dan kelebihan). Disitulah rasa ketidakpuasan akan
muncul. Dan daya cipta kita sebagai manusia ( kreativitas ) akan muncul. Nah
sekarang bagaimana kita memilih bidang yg akan kita buat inovasinya.
Kuncinya "APIK" (saya kutip dari Pak Arif
Edi), terang pak guru ganteng peraih juara Inobel nasional SD bidang IPA ,
yaitu :
1.
Asli (jangan menjiplak)
2.
Perlu (benar2 dibutuhkan)
3.
Inovativ
4.
Konsisten
Ok,
sekarang saya berikan contoh karya inovasi kami yg mendapatkan penghargaan
inobel 2016 Namanya media "Planetarium Bekam" Media ini adalah hasil
dari ketidak puasan terhadap media konvensional yg selama ini kami gunakan
yaitu globe Bertahun2 menggunakan globe hasilnya selalu biasa-biasa saja. Anak
tidak tertarik/kurang termotivasi dan prestasi belajar kurang memuaskan Prestasi
kurang lebih disebabkan kurangnya motivasi Motivasi rendah lebih disebabkan
materi bukan pada zona motivasi (jangkauan anak).
Zona motivasi anak itu adalah
sesuatu yg menantang namun bisa dikerjakan Jadi jika materi terlalu sulit dan
terlalu mudah maka dipastikan anak kurang termotivasi. Ketika menggunakan globe
dalam pembelajaran IPA untuk menerangkan materi pergerakan Bumi & Bulan,
anak dipaksa berfikir sangat abstrak. Jadi penasaran dengan media ini
Fungsi
media ini adalah mempermudah observasi. Ketika anak memperbandingkan globe yg
diperagakan dengan lampu senter dan mengakomodasikan dengan kejadian sebenarnya
antara Bumi, matahari, dan bulan sangat sulit.. Disinilah ketidakpuasan terhadap
globe muncul
Kita analisis kelebihan dan
kekurangan globe dalam menjelaskan materi tersebut. Kelebihan:
1. Model yg paling sesuai
2. Ada di sekolah
3. Mudah digunakan
4. ...dll
Kekurangan:
1.
Tidak bisa menampilkan bagaimana kenampakan langit dari bumi saat diperagakan. Meskipun
anak kelas 6 sudah mampu berfikir abstrak namun kemampuan tersebut masih
terbatas. Khusus pada gerak semu atau bukan gerak sebenarnya anak sangat
kesulitan untuk menerima konsep tersebut. Semisal Gerak semu harian matahari,
penjelasan mas guru ganteng yang dilahirkan di Pacitan, 22 Agustus 1982, yang
punya alamat e-mail :3agusgurdacil@gmail.com
Kunci Inovasi :
1. Menemukan baru
2. Menyempurnakan yang lama
Silahkan
terapkan APIK tadi menurut kondisi kita sendiri. Pendaftaran inobel adalah melalui seleski
karya tulis, maka buat karya tulis secara APIK. Judul yg menarik, segar/baru,
berbeda dari yg lain dan tentu saja harus lolos uji smiliarity maksimal 30%
turnitine. Karya tulisnya yg paling bagus adalah karya pengembangan (Research
& design). Kalau tidak bisa lebih baik bestpractise.
Dalam
penilaian seleksi inobel pertama adalah seleksi:
1.
administrasi, karya tulis,
2.
workshop,
3.
final (display& presentasi)
Untuk
model atau pendekatan harus kuat dalam berteori (landasan teori) jadi menguasai
teori-teori belajar. Harus berhati-hati dalam menyusun sintak yg mirip langkah-langkahnya
dengan model yg sudah ada karena akan terdeteksi plagiat.
Kunci lolos seleksi pertama
harus membuat karya tulis yg layak lolos
Untuk membuat karya tulis yg
layak lolos uji smiliarity tipsnya
1. Sedikit mengutip langsung
2. Gunakan sumber asing
terjemahkan sebisanya
3. Jangan membaca buku sumber
/ KTI oranglain saat menulis
Syarat lolos workshop:
1. Mengikuti kegiatan dengan
baik
2. Apa yg diulang2 narasumber
lakukan
3. Tetap fokus dan jangan
minder dengan karya peserta lain
Syarat
menang di final dalam lomba Inobel, kata guru SDN Belik Tepus:
1.
Berani modal untuk display yg baik
2.
Rancangan Pencitraan sikap dalam presentasi
3. Berdoa dan tawakal
jangan terlalu senang menikmati jalan-jalan yg disediakan panitia
Pesan
terakhir peraih Inobel Nasional 2016 Guru Ganteng yang juga mengantongi segudang prestasi,: Dalam
berinovasi jangan memikirkan masalah yg bersumber dari luar seperti lingkungan
sekolah, sarana dan prasarana, dll tetapi FOKUS pada KOMPETENSI DIRI itulah yg
akan memudahkan kita menemukan hall-hal /ide penting yg membantu keberhasilan
pembelajaran. Sehingga tidak hanya inobel yg kita dapat,.. OGN akan dapat,
Gupres juga akan kita dapat. “Sekali mendayung, tiga pulau terlampui !” Jadi tingkatkan
kualitas diri untuk karya yg berkualitas. Silahkan mampir ke blog http://3bagos.blogspot.com/
Muh. Taufiq
SMAN 1 Semanu, Gk, D.I
Yogyakarta

Semangat pagi pak Taufik
BalasHapusSipp...benar ini bukan pujian tp sungguh langkah awal menulis yg mantap. Belajar dan berbagi ilmu.
Semoga bsk saya baca karya inovasi Panjengan.
suwun bu yanti....saran masukan selalu aku nantikan...semangat pagi kembali
BalasHapusMantul pak 👍
BalasHapus